Rabu, 09 Agustus 2017

Korps Marinir Peringati Jasa Prajurit Asal Cirebon

Cirebon (IndonesiaMandiri) - Jajaran Korps Marinir TNI AL berkunjung ke kota Cirebon untuk memberikan pemghargaan kepada prajuritnya yang gugur pada masa lalu. Empat putra terbaik asal Cirebon yang gugur di medan tugas itu adalah Mayor Laut (P) (Anumerta) II Solihin,  Koptu Mar (Anumerta) Samsudin, Kopda (Tlg) (Anumerta) Tubono,  dan Kopda Mar (Anumerta) Nono Surya.

Adalah Komandan Korps Marinir Mayjen Bambang Siswantono, yang hadir langsung dalam pengukuhan dan penyerahan secara simbolik kepada pemerintah daerah Kota Cirebon (8/8). Keempat prajurit TNI AL tersebut merupakan pahlawan kusuma bangsa yang gugur di medan tugas. Tampak hadir dalam acara ini Walikota Cirebon, Dandim 0614 Cirebon, Komandan Skuadron 400, Kapolres Cirebon, Bupati Indramayu, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat.

Kegiatan yang dilaksanakan pukul 08.00 WIB juga diramaikan dengan aksi 14 peterjun Free Fall dari pasukan khusus Marinir TNI AL Detasemen Jalamangkara (Denjaka). Demonstransi Free Fall ini mengundang rasa kagum Masyarakat untuk melihat secara langsung prajurit Korps Marinir memainkan parasutnya di udara.

Dalam kesempatan tersebut Dankormar juga turun ke tengah-tengah lapangan untuk ikut meramaikan kegiatan dengan menyanyikan lagu-lagu Kebangsaan Bersama-sama masyarakat dan anak-anak sekolah yg sengaja hadir untuk tidak lupa akan perjuangan dan mengenang para pahlawan Indonesia.

"Buat saya kegiatan pengukuhan dan penyerahan putra terbaik Prajurit Korps Marinir TNI AL sebagai pahlawan kusuma bangsa ini moment yang sangat luar biasa untuk menyatukan kembali Masyarakat, TNI, Polri dan Pemda kita harus bersatu demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia" ucap Dankormar kepada media yang hadir.

Tak lupa Dankormar juga mengucapkan terimakasih kepada Danlanal Cirebon Letkol Marinir Yustinus Rudiman M.Tr.Hanla, M.Tr.Han, selaku penyelenggara kegiatan yang berjalan sangat baik dan di terima oleh masyarakat Cirebon, Diakhir kegiatan Dankormar bersilaturahmi dan foto bersama dengan keluarga para prajurit yang telah gugur di medan tugas (rm).

Foto: dispenkormar