Sabtu, 05 Agustus 2017

Mahasiswa Univ Udayana Dapat Motivasi Mentan Bangun Pertanian

Denpasar (IndonesiaMandiri) - Mentan Amran Sulaiman saat bertatap muka di acara kuliah umum dengan mahasiswa Universitas Udayana, Denpasar, memberikan banyak motivasi agar pemuda geluti dunia pertanian lebih serius lagi (4/8).

"Kami mimpi anda para mahasiswa bisa menggetarkan dunia, tidak hanya Indonesia," ajak Mentan.

"Mari kita lakukan yang terbaik di bidang kita masing-masing, belajar dari orang-orang sukses yang pernah ada dan melakukan inovasi dibidangnya, jika mereka bisa, andapun bisa", tegas Amran.

Amran melanjutkan, bahwa yang membedakan kita dengan orang-orang sukses adalah mereka memiliki skill dan kemauan serta mau kerja keras,  kata Amran di depan civitas akademika udayana. "Semua bisa, tidak ada yang tidak bisa, selama anda memiliki.kemauan dan kerja keras", lanjut Amran.

Amran mencontohkan untuk  membangun pertanian, dirinya menemukan ada regulasi yang menghambat,  untuk itu diambil langkah tegas dengan merubah sistèm lelang jadi e-katalog. Hal tersebut dilakukan  untuk percepatan pembangunan pertanian.

Menurut Amran dengan rumusan kebijakan yang tepat dan pemantauan setiap hari di lapangan, maka akan dicapai hasil yang maksimal. "Alhamdulillah saat ini, irigasi 3 juta hektar telah tercapai",  kata Amran.

Sementara itu di tempat yang sama Wakil Rektor bidang akademika I Made Damriyasa mengakui bahwa saat ini sudah terlihat pencapaian yang tinggi dalam bidang pertanian, diantaranya pencapaian  swasembada di  2016 (tidak ada impor beras). Dan yang sangat istimewa menurutnya adalah dilibatkannya Perguruan Tinggi dalam hal ini Dekan Fakultas Pertanian seluruh indonesia dalam membangun pertanian.

Khusus dalam kemandirian dibidang pangan, Universitas Udayana juga telah melakukan riset-riset untuk pengembangan pertanian di Indonesia. Kerjasama dengan pertanian diharapkan dapat memotovasi generasi muda untuk terjun memajukan pembangunan pertanian.

Pada kesempatan tersebut Amran juga memberikan bantuan lima hand traktor dan dua traktor besar untuk Universitas Udayana (hy/ab).

foto: istimewa