Selasa, 31 Oktober 2017

Bandara Silangit "Go Internasional"

Siborong-Borong (IndonesiaMandiri) - Hujan cukup deras sambut kedatangan penerbangan perdana internasional Garuda Indonesia dari Singapura ke Bandara Silangit, di Tapanuli Utara, Sumatera Utara (28/10). Dengan status Bandara Silangit menjadi internasional, maka Sumetara Utara memiliki dua bandara internasional (disamping Kualanamu).


Penerbangan tersebut menggunakan pesawat Bombardier CR7, GA-8510. Pesawat yang diawaki Capt. Tri Joko ini mendarat Jam 13.25 agak terlambat dari skedulnya karena alasan cuaca.

Tetapi situasi di dalam bandara, seperti sudah tak sabar menanti kedatangan peristiwa bersejarah di Kabupaten Tapanuli Utara khususnya dan Sumatera Utara umumnya.


"Hujan deras yang menyambut kedatangan penerbangan perdana internasional ini menjadi Rahmat Tuhan untuk kami," ujar Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi. Tengku Erry tak sendirian mempersiapkan acara bersejarah yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda ini. Ada dua mentero ikiut hadir, Menko Maritim Luhut B. Panjaitan dan Menteri Pariwisata Arieh Yahya. Belum lagi para Bupati yang wilayahnya berada disekeliling Danau Toba.




[caption id="attachment_774" align="alignleft" width="300"]Bandara Silangit Go Internasional Bandara Silangit Go Internasional[/caption]

Setelah penumpang penerbangan internasional tiba, di apron Bandara sudah disambut dengan Tarian Tor Tor. "Selamat datang kepada para penumpang yang baru tiba dari Singapura. Inilah surga dunia, Danau Toba", tegas Tengku Ery yang disambut tepuk tangan seluruh pengunjung acara penyambutan ini.


Berbagai kegiatan bernuansa promosi wisata di Danau Toba memang belakangan gencar digelar. Baru saja ada lomba sepeda dan lari yang diikuti oleh peserta dari dalam dan luar negeri. Bahkan pada 6-9 Desember nanti ada Festival Danau Toba dengan aneka atraksi memukau. Semua itu akan menambah daya tarik kunjungan wisatawan mancanegara kedepan.

Pemerintah bahkan sudah menjadikan Danau Toba termasuk dalam 10 Kawasan Pariwisata Strategis Nasional. Untuk mengurus secara serius potensi danau terdalam di dunia ini, juga sudah dibentuk Badan Otorita Pariwisata Danau Toba dengan diketuai Arie Prastyo (ab).

Foto: abri