Jumat, 03 November 2017

Melirik Potensi Pulau Moa

Ambon (IndonesiaMandiri) - Keberadaan Pulau Moa sebagai salah satu pulau di Kabupaten Maluku Barat Daya dengan kekayaan savana dimana banyak terdapat padang rumput diselingi beberapa pohon, mulai dilirik potensinya untuk promosi wisata.


Pulau Moa terdiri dari tujuh desa diantaranya Desa Moain, Tonwawan, Werwaru, Klis, Paty, Wakarlely dan Kaiwatu. Banyak potensi yang terdapat di Pulau Moa, namun belum maksimal digunakan sehingga butuh pengelola untuk bisa mengembangkan desa melalui badan Usaha Milik Desa (Bumdes) agar pengembangan potensi wisata dan sumberdaya alam bisa menjadi gerakan untuk masyarakat.


Salah satunya adalah Gunung Kerbau, yang merupakan gunung tertinggi di Pulau Moa sekitar 1000 meter dari Permukaan Laut dan juga melambangkan kekayaan peternakan kerbau sebagai ciri khas Pulau Moa.


Gunung Kerbau di Pulau Moa adalah sebuah permukaan dengan Elevasi yang sangat ideal untuk sebuah penerbangan olahraga Paralayang dan sejenisnya ditinjau dari Countur, Cuaca, dan Vegetasi. Gunung kerbau dapat melakukan penerbangan dari empat mata angin yg berbeda dengan Landing zone di semua arah yang aman dan tidak ada obstacle yang membahayakan. Tempat take Off sepanjang punggung bukit dan tidak perlu melakukan pembenahan yang berarti. Gunung Kerbau sangat aman dan menjanjikan sebagai tempat wisata Dirgantara dan


Peluang untuk menjadi tempat Kompentensi Internasional.
Selain itu, di Gunung Kerbau juga bisa digunakan untuk beberapa kegiatan yg dapat menarik Wisatwan diantaranya GanTole, disekitar Landing bisa di buat landasan Para Trike maupun Para motor. Downhill Mountain bike, dan Wisata Laut dive.


Diharapkan pengembangan olahraga dirgantara ini bisa memacu minat generasi muda setempat untuk terlibat sebagai penerbangnya dan akhirnya dapat mensejahterakan masyarakat setempat.


Upaya pengembangan Pulau Moa sangat didukung oleh Kodam XVI/Pattimura (lw)


Foto: Pendam16