Minggu, 25 Februari 2018

Atlet Renang&Dayung Coba Keganasan Selat Sunda


Lampung (IndonesiaMandiri) - Jelang seminggu lagi lomba renang dan dayung di Selat Sunda digelar, para atlet sudah telah mencoba hingga sejauh 15 kilometer dari total 39 kilometer yang nantinya harus diarungi. 

Kegiatan yang dimulai pukul 06.00 WIB ini diawali dengan pengecekan personil, material dan logistik, bagi atlet lomba renang dan dayung saat pemanasan sebelum dilepas dititik start, dan dilanjutkan pengarahan perwira operasi Renang dan dayung selat sunda oleh Kolonel Kresno Pratowo yang juga menjabat Komandan Brigade infanteri -2 Marinir. 

Kolonel Kresno beri apresiasi setinggi - tingginya kepada seluruh atlet lomba renang dan dayung karena sampai saat ini melaksanakan latihan dengan penuh semangat dan giat berlatih. 

Di sisi lain, penyelenggara sendiri Korps Marinir TNI AL sudah membangun Pos Komando Utama di Dermaga Bakau Jaya Bakauheni. Bidang lomba telah melaksanakan latihan terpusat. Begitu pula Seksi SAR. Seksi yang satu ini sangat penting karena menyangkut keamanan dan keselamatan. Tim SAR yang diperkuat tim medis telah pula dilengkapi alat pendukung seperti sea rider, perahu karet dan alat evakuasi lainnya. 

"Untuk evakuasi juga telah disiapkan helikopter. Jalur evakuasi telah dipersiapkan secara matang. Dari laut menggunakan sea rider dan dilanjutkan evakuasi ke rumah sakit. Rumah sakit yang akan dijadikan evakuasi adalah RSPAD dan RSAL," ujar Kadispen Kormar Letkol Marinir Ali Sumbogo. 

"Semua kami persiapkan. Namun kita berharap tidak akan ada hal hal yang tidak diinginkan. Para atlet telah mempersiapkan diri dengan baik. Latihan di basis, sekarang juga sedang latihan terpusat bersama. Kesehatan mereka pun dicek oleh tim medis. Panitia pun sudah melakasanakan doa bersama sebelum memulai acara ini. Kami juga mohon doa dari semua masyarakat agar even ini dapat berjalan dengan aman, selamat dan lancar," jelas Letkol Ali Sumbogo (rm). 

Foto: PenKormar