Senin, 12 Februari 2018

Bali Segera Ceria Kembali


Karangasem (IndonesiaMandiri) - Pariwisata Bali siap menggeliat kembali. Pasalnya, status Gunung Agung telah diturunkan dari level IV atau awas, menjadi level III atau siaga, Sabtu (10/2). Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi Pulau Dewata yang baru saja meraih gelar The Best Island in Asia Pacific untuk ke-13 kalinya.

Menurut Menteri Pariwisata Arief Yahya, penurunan status Gunung Agung merupakan berita gembira. Ia berharap hal ini dapat berpengaruh pada kunjungan wisatawan. Status Siaga Gunung Agung sendiri hanya berlaku pada radius tertentu, selebihnya situasi dinyatakan normal.

"Menyambut Hari Raya Imlek, pekan depan, kunjungan wisman asal Tiongkok terus berlangsung dan memenuhi hotel-hotel di Bali," ujar Menpar. Berdasarkan data yang dihimpun, tiga agen besar di Bali, seperti Tjendana Mandala Sakti (TMS), mendapatkan booking definitif 6.000 pax, sementara 15.000 sedang on procces. Sedangkan reservasi definitif untuk Imlek dari Jetwing, sebanyak 4000 pax. Total booking, sejauh ini sudah 15.000 wisman asal Tiongkok yang akan merayakan Hari Raya Imlek di Bali.

Tingginya kunjungan wisatawan asal Tiongkok tidak terlepas dari kerja keras Menpar Arief Yahya yang melakukan kunjungan kerja ke Tiongkok pada 23 Januari lalu. Dalam kunjungan kerjanya, Menpar juga melakukan pertemuan dengan tujuh perusahaan yang bergerak di industri pariwisata.

Di Tiongkok, rombongan Menpar bertemu Alitrip, Baidu, Tuniu, Qunar, Tongcheng, EBTC, dan perusahaan pencharter pesawat wisata ke Indonesia. Tujuannya untuk mengabarkan bahwa keadaan Bali aman untuk dikunjungi wisatawan.

Vinsensius Jemadu, Asdep Pengembangan Pemasaran II Regional I (China) yang bersama Menpar ke Cina juga mengatakan, “langkah strategis telah kita lakukan untuk terus merayu pasar gendut Tiongkok. Kunjungan Menpar kemarin merupakan bukti keseriusan kita. Kita akan persiapkan semua secara maksimal," kata pria yang biasa disapa VJ tersebut (fm) | Foto: abri