Senin, 12 Februari 2018

Diplomasi Musik ‘Tak Tun Tuang’ di Thailand


Bangkok (IndonesiaMandiri) - Wonderful Indonesia tampil all out di Thai International Travel Fair (TITF) 2018. Selling menjadi fokus utamanya. Sebanyak 10 industri pariwisata serta satu Dinas Pariwisata diboyong ke Bangkok, Thailand. TA/TO dan hotelier dari Bali, Jawa Tengah, Jawa Barat, NTT, Yogyakarta serta Sumatera Utara menjadi andalannya.

Promosi yang selama ini bertitik berat di branding dan advertising, mulai bergeser ke selling. Misi utamanya, menjaring wisman di jantung pasar pariwisata Thailand

Salah satu jurusnya yaitu penampilan Sasando dan tarian khas Indonesia yang betul-betul memukau. Ribuan audience yang terdiri dari kalangan bisnis dan traveller berbagai penjuru dunia dibuat terpesona. Semua langsung senyap. Semua dibuat terpukau di tengah main stage yang ada di Queen Sirikit National Convention Center, Bangkok, Thailand, Sabtu (10/2).

Audience terlihat serius menyimak setiap sajian budaya yang memesona. Nyaris tak ada yang pindah dari depan panggung. Semuanya terlihat enjoy menyaksikan atraksi tim Wonderful Indonesia. “Ini sangat keren. Musik dan tariannya spektakuler,” tutur President of Thai Travel Agents Association (TTAA) Suparerk Soorangura.

Soorangura memang tak asal bicara. Meskipun Thailand adalah “musuh profesional” Wonderful Indonesia, Negeri Gajah Putih itu terlihat sangat respek dengan tim Merah Putih. Tim tarinya banyak dipuji. Begitu juga sasandonya. “Tariannya bagus-bagus. Sasando Indonesia juga luar biasa. Ternyata lagu hits ‘Tak Tun Tuang’ juga bisa dibawakan Sasando dengan sangat baik,” tambahnya.

Djitron Pah yang mengalunkan hits ‘Tak Tun Tuang’ pun langsung banjir pujian. Audience terlihat salut dengan kepiawaian Djitron memainkan alat musik khas Rote, Nusa Tenggara Timur itu. Apalagi, lagu yang dimainkan sangat ngehits. Sangat popular. Cerminannya bisa dilihat dari kibaran topiknya yang pernah menduduki puncak trending topik nomor satu di Malaysia, Thailand, Singapura, Kamboja, Laos, Vietnam bahkan sampai ke Korea.  “Menggoda wisatawan lewat musik adalah jurus yang sangat pintar. Sukses untuk Wonderful Indonesia,” ucapnya.

Menpar Arief Yahya pun ikut bergembira. “Ini sekaligus mengenali ‘musuhmu’, Ingat kata-kata Sun Tzu, Kenali dirimu, kenali musuhmu, maka engkau akan memenangkan persaingan! Atau dalam bahasa marketing, kenali customers mu, kenali rivalmu, maka kamu akan tampil menjadi pemenang!” pesan Arief Yahya.

"Kebetulan pemusik Indonesia memiliki selera yang jauh lebih maju. Kalau di Indonesia sukses, maka jika dipromosikan di level ASEAN dan Asia Pasifik, sangat mungkin juga bisa sukses," kata Arief Yahya (fm).

Foto: istimewa