Rabu, 28 Februari 2018

GAR Raih Prestasi 100 Persen Kemamputelusuran Usaha Sawit

Singapura (IndonesiaMandiri) - Golden Agri-Resources (GAR), sebuah perusahaan sawit terdepan, mengumumkan keberhasilan usahanya dalam mencapai 100 persen kemamputelusuran hingga ke perkebunan (Traceability To the Plantation) bagi seluruh 44 pabrik miliknya sendiri. Dengan capaian yang telah berhasil diselesaikan pada 2017, kini 39 persen dari produksi total minyak kelapa sawit GAR bisa ditelusuri sepenuhnya.

Dalam pernyataan pers yang diterima redaksi (27/2), GAR kini juga bekerjasama dengan 427 pemasok independen lainnya untuk memetakan rantai pasokan mereka, dan berupaya mencapai 100 persen kemamputelusuran hingga ke perkebunan di akhir 2020.

Proses penyelesaian tahap pertama dari rencana GAR mencakup penelusuran tandan buah segar (TBS), yang dibeli dari pedagang dan petani mandiri, maupun dari perkebunan milik GAR dan petani plasma. Kini perusahaan dapat menjangkau lebih dari 70 pedagang yang membeli dari 11.000 petani swadaya, yang mengelola lahan lebih dari 44.000 hektar.

“Setelah kami mencapai 100 persen kemamputelusuran hingga ke pabrik di tahun 2015, kami memulai sejumlah upaya yang dinilai ambisius untuk industri ini – yaitu menelusuri lebih dari tujuh juta ton kelapa sawit, melalui 471 pabrik pengolahan hingga ke perkebunan tempat ditumbuhkannya buah kelapa sawit tersebut,” ungkap Franky Oesman Widjaja, CEO GAR.

Menurut Agus Purnomo, Managing Director Sustainability and Strategic Stakeholder Engagement GAR, kemamputelusuran tak hanya berarti dapat menjamin sumber bahan bakunya. Namun hal ini juga membentuk tulang punggung dari upaya GAR melibatkan para pemasok menuju perubahan yang lebih baik.  Sebelum GAR dapat membantu mereka mengubah bisnis mereka, dan bergabung bersama GAR untuk membangun industri kelapa sawit yang lebih bertanggung jawab dan tahan banting ini, pertama-tama GAR harus mengetahui latar belakangnya (sa/ab).

Foto: Istimewa