Rabu, 07 Februari 2018

Garuda Indonesia Incar Kontrak USD 2,4 Miliar di Singapore Airshow


Jakarta (IndonesiaMandiri) - Untuk kedua kalinya, Garuda Indonesia Group menjadi salah satu perwakilan Indonesia dalam ajang pameran industri penerbangan terbesar di Asia, Singapore Airshow 2018. Dalam ajang Singapore Airshow 2018 ini Garuda Indonesia Group akan menandatangani kontrak dengan lebih dari 25 Costumers dengan nilai kontrak sekitar USD 2,4 miliar. Sementara di 2016 lalu, pada ajang yang sama, Garuda Indonesia Group menandatangani kontrak kerjasama senilai USD 129,5 Juta.


Garuda Indonesia Group mengikutsertakan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk., PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. (GMF), PT Citilink Indonesia, dan PT Aerowisata. Pameran dirgantara yang diadakan di Changi Exhibition Centre, Singapura ini dari 6 – 11 Februari 2018. Para pelaku industri aviasi akan berpartisipasi, di antaranya perusahaan airframe, general aviation, industri Maintenance Repair & Overhaul (MRO), mesin pesawat, dan juga maskapai penerbangan. Singapore Airshow menjadi ajang pertemuan, diskusi, dan transaksi bisnis untuk memajukan dunia aviasi global.


Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero), Tbk., Pahala N. Mansury mengatakan bahwa Garuda Indonesia Group menargetkan valuenya sebagai holding company sebesar USD 3,5 miliar di tahun 2020, sehingga saatnya lebih agresif dalam menunjukkan kapabilitasnya sebagai grup aviasi yang solid. “Ini merupakan bentuk sinergi group, di mana Garuda Indonesia yang merupakan raksasa industri aviasi di regional, akan menunjukkan keunggulannya sebagai one stop aviation services, Garuda Indonesia Group”, jelas Pahala (ah).



Foto: abri