Sabtu, 17 Februari 2018

Imlek Meriah di Manado


Manado (IndonesiaMandiri) – Kota Manado turut menyemarakkan Imlek 2569 dengan meriah. Lampion menyala di segenap penjuru Kota. Bukan hanya warga Manado, belasan ribu wisman dari Shenzhen, Pudong, Changsa, Xiamen, Guangzhou dan Singapura ikut merayakan Imlek di kawasan Pecinan Manado.

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey tampak hadir di tengah acara. Begitu juga dengan Walikota Manado Vicky Lumentut. Keduanya terlihat kompak beriringan bersama Ketua task force pariwisata Sulut Dino Gobel yang berada di bawah koordinasi Asdep Greater China Kemenpar Vinsensius Jemadu.

“Sehari sebelum Imlek ada 675 wisman Tiongkok yang mendarat di Manado. Subuh tadi ada dua lagi charter flight dari Tiongkok yang landing. Imlek di Manado sangat meriah. Full wisman,” terang Ketua task force pariwisata Sulut Dino Gobel (16/2).

Manado memang benar-benar heboh. Pesta kembang api langsung menyambut perayaan Imlek. Sejak pukul 21.00 Wita warga lokal dan turis Cina sudah standby di kelenteng bersejarah Ban Hing Kiong di Kecamatan Wenang, Kota Manado.

Hingga pukul 23.50, atraksi seni dan budaya ditampilkan secara bergiliran oleh panitia. Ada tarian oriental, lion dance atau barongsai, tabuh tambur, atraksi Wushu dan kereta hias bertemakan shio anjing, yang dipersembahkan Pemerintah Manado. Puncaknya ada pada pukul 12 malam. Kembang api yang sudah disiapkan warga Tionghoa, meletus bergantian menghiasi langit Manado, yang agak mendung dan bergerimis.

“Crowdnya akan terus berlanjut sampai Cap Go Meh. Pada 21-26 Februari nanti, 400 wisman Xiamen, Tiongkok, malah kesulitan dapat kamar hotel. Semua hotel penuh.

General Manager Bandar Udara Sam Ratulangi Manado Minggus Gandeguai menuturkan, di periode 1 Januari-15 Febrari 2018 saja, ada 14.578 wisman Cina yang sudah masuk Manado. “Shenzhen 2.628 pax, Pudong 3.392 pax, Changsa 2.628 pax, Xiamen 173 pax, Guangzhou 3.339 pax dan Singapura 2418 pax,” ungkap Minggus.

Total, sudah 102 flight internasional yang landing di Manado di periode Januari dan Februari 2018. Rinciannya, Guangzhou dilayani Lion Air dengan 21 flight. Pudong 19 flight Lion Air. Changsa 20 flight Lion Air. Shenzhen 18 flight Lion Air. Xiamen 1 flight Xiamen. Satunya lagi 24 flight Silk Air dari Singapura.

Perkembangan ini membuat Menteri Pariwisata Arief Yahya makin bersemangat menjadikan Manado sebagai hub pariwisata dari pasar Pasifik, seperti Tiongkok, Hongkong, Makau, Taiwan, Jepang, dan Korea Selatan.

“Atraksi pariwisata di Manado kita acungkan jempol. Makanya kita buat 'Beyond Manado' untuk menjadi hub pariwisata. Silahkan merayakan Imlek dan Cap Go Meh di Manado. Gong Ci Fa Cai!" kata Arief Yahya, Menteri Pariwisata (fm).

Foto: istimewa