Sabtu, 24 Februari 2018

Pangarmatim Saksikan Alih Kodal PPRC-TNI

Malang/Jatim (IndonesiaMandiri) - Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur/Pangarmatim Laksda Didik Setiyono menyaksikan alih Komando Pengendalian Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI yang sebelumnya dipimpin oleh Pangdivif 1 Kostrad Mayjen Ainurrahman diserahterimakan kepada Pangdivif 2 Kostrad Mayjen Agus Suhardi, bertempat di Taxi Way Pangkalan Udara Abdulrahman Saleh, Malang (23/02).

 Selaku Irup, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa PPRC TNI merupakan Komando Tugas Gabungan (Kogasgab) TNI yang dibentuk secara khusus berkedudukan langsung di bawah Panglima TNI. “PPRC bertugas melaksanakan tindakan reaksi cepat terhadap ancaman nyata yang terjadi dalam rangka menangkal menindak awal dan menghancurkan kekuatan musuh yang mengancam NKRI”, ungkapnya.
            
Dalam melaksanakan tugas pokoknya PPRC memfokuskan kekuatan wilayah darat tertentu guna melaksanakan operasi sendiri ataupun membantu melaksanakan operasi yang dilaksanakan oleh komando operasi lainnya, baik dalam rangka melaksanakan Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Dalam mengemban tugas tersebut PPRC TNI mempunyai pedoman yang sangat melekat yaitu cepat dalam melaksanakan manuver ataupun gerakan, tepat menuju sasaran strategis dan wilayah tertentu, serta singkat dalam proses dan waktu dibutuhkan.

Untuk itu, dalam mempersiapkan personel PPRC TNI, dilaksanakan melalui beberapa tahap pendidikan dan pelatihan guna mewujudkan sumber daya manusia yang berjiwa ksatria, militan, loyal dan professional yang dilengkapi alutsista modern sehingga dapat melaksanakan tugasnya secara optimal.

 Dalam apel gelar pasukan tersebut, TNI Angkatan Laut wilayah Surabaya yang tergabung dalam Satuan Tugas Laut (Satgasla) mengerahkan sebanyak 699 prajurit yang terbagi menjadi tiga Batalyon yaitu Batalyon 1 diantaranya, Satkopaska, Dislambair, Satsel, Puspenerbal, Pomarmada, Kolat, dan Denmakoarmatim. Batalyon 2 yaitu dari Satkor, Satkat, dan Satran Koarmatim, sedangkan Batalyon 3 adalah Satban dan Satfib Koarmatim.

Selain itu, TNI AL juga mengerahkan Pasukan Marinir yang tergabung dalam Satuan Tugas Pendarat (Satgasrat) berjumlah 1.400 orang prajurit dari berbagai Batalyon jajaran Pasmar 1 Surabaya. Secara keseluruhan pasukan PPRC TNI 2018 dari ketiga Angkatan baik dari TNI AD, TNI AL dan TNI AU berjumlah 5.000 prajurit.
            Hadir dalam acara tersebut, Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M., Wakasal Laksdya TNI A.Taufiq R., Pangkostrad, Dankodiklat TNI AD, Pangdam V Brawijaya, Pejabat Utama Mabes TNI, Dankormar, Gubernur AAL, Dankorpaskhas, Danlanud Abd. Saleh, Danguspurlatim, Danguspurlabar, Danlantamal V, Danpasmar 1, Wakapolda Jatim, serta undangan lainnya (bp).

Foto: DispenArmatim