Kamis, 22 Februari 2018

Pangarmatim Saksikan Peresmian Sarpras Bektram TNI AL


Surabaya (IndonesiaMandiri) - Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur/Pngarmatim Laksamana Muda Didik Setiyono menghadiri peresmian sarana dan prasarana Pembekalan dan Ketrampilan (Sarpras-Bektram) TNI Angkatan Laut, dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara TNI AL dengan Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementrian Pertanian dalam rangka Program Pembinaan Teknologi (Bintek) Bektram Terpadu TNI AL, di Grati, Pasuruan, Jatim (21/02).

Tujuan pembangunan sarana dan prasarana Bektram TNI AL adalah upaya meningkatkan kemampuan prajurit maupun purnawirawan TNI AL dalam mendukung dan memberikan kontribusi kepada pemerintah dalam menciptakan sumberdaya / tenaga kerja menjelang masa pensiun nanti dapat berwirausaha di  bidang perikanan, peternakan, pertanian, dan lain-lain.

Tumbuhnya wirausaha baru dari kalangan militer secara tidak langsung akan dapat menciptakan lapangan pekerjaan, peningkatan pendapatan yang berdampak pada ekonomi rakyat secara nasional. Untuk memberikan lebih banyak manfaat didalam menjalin kemitraan dengan instansi/unit kerja lain dengan bidang keahlian yang lebih beragam sesuai Keputusan Kasal Nomor : KEP/37/VII/1997 tentang Orgaspros Diswatpersal Program Kerja Balurjaltim tentang Pelatihan Bektram TNI AL.

Usai peresmian sarana dan prasarana Puslat Bektram TNI AL di Grati oleh Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, acara dilanjutkan penandatanganan kerja sama Program Bintek Bektram Terpadu TNI AL yang disaksikan oleh Menteri Pertanian RI Dr. H. Andi Amran Sulaiman dan Menteri KKP RI Ibu Susi Pudjiastuti.

Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan langsung Expo hasil produksi dan teknologi di lokasi Lahan TNI AL Grati Pasuruan yang memiliki luas 100 H dari 3.579,53 Hektare. Selain itu, di kawasan itu kini telah ditanami berbagai tanaman yang bisa dijadikan komoditas unggulan seperti : kluwek, belimbing, klengkeng, manggis, durian, buah naga, sukun, matoa, kemiri, dan berbagai jenis nanas, pisang,  mangga, dan lain-lain (rm).

Foto: DispenArmatim