Jumat, 02 Maret 2018

Bank Muamalat Dukung FK KBIH


Jakarta (IndonesiMandiri) - Guna mengokohkan bisnis berfokus di bidang Haji dan Umrah, Bank Muamalat mendukung penuh kegiatan Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (FK KBIH). Beberapa di antaranya melalui penyediaan ruangan kerja bagi FK KBIH dan juga pelaksanaan Seminar Nasional Revitalisasi Peran Pembimbing Haji Menuju Profesionalitas dan Kemandirian. Seminar akan menghadirkan narasumber Prof. Dr. Nizar, MA. selaku Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Wakil Ketua Komisi VIII DPR-RI, Dr. Sodik Mujahid, dan Direktur Bina Haji Kemenag RI, Khoirizi, S.Sos., MM (2/3). 

Acara ini dibuka dengan peresmian kantor FK KBIH yang juga berlokasi di Muamalat Tower Lantai 19. “Kami menyediakan One Stop Service Hajj & Umrah (1hram). Melalui 1hram, Bank Muamalat mendedikasikan 1 lantai khusus untuk FK KBIH dan asosiasi-asosiasi travel haji & umrah demi menunjang segala aktifitas bisnis yang dijalankan,” ungkap Purnomo B. Soetadi, Direktur Ritel Bank Muamalat. 

Purnomo juga menambahkan Bank Muamalat memiliki solusi yang terpadu untuk layanan Haji dan Umrah. “Kami ingin menunjukan kepada stakeholders haji & umrah bahwa Bank Muamalat merupakan bank yang memiliki solusi terpadu untuk haji & umrah. Oleh karena itu kami giat mendukung aktifitas dan kegiatan FK KBIH seperti kegiatan hari ini, Bank Muamalat sangat berkomitmen dalam melayani umat,”’jelas Purnomo. 

FK KBIH bersama dengan Pemerintah melalui Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah berkomitmen mendukung rencana membangun ekosistem Haji dan Umrah yang menyeluruh dan terintegrasi. Beberapq langkah yang akan dilakukan diantaranya mengeluarkan surat keputusan untuk pembentukan badan usaha PT. Nusantara Manasik Wisata, dimana KH. Dr. Manarul Hidayat sebagai Ketua Umum FK KBIH menunjuk Sapto Kashariyanto sebagai Direktur Utama dan Kyai Amir Mahmudin sebagai Direktur Keuangan, yang akan membantu memfasilitasi para Jamaah maupun KBIH dan Travel Haji dan Umrah untuk mendapatkan dan menyiapkan Tiket Pesawat, Land Arrangement (LA) maupun Pengurusan Visa yang lebih aman, mudah dan terjamin, 

Selain itu juga merupakan dukungan terhadap langkah Bank Muamalat untuk membangun Marketplace bagi industri Haji dan Umrah di Indonesia sehingga dapat lebih transaparan, akuntable serta menghindarkan masyarakat terhadap efek negatif pengelolaan Haji dan Umrah yang tidak bertanggung jawab serta bermitra dengan Jamkrindo/Askrindo sebagai institusi penjamin guna memberikan kepastian keberangkatan Jamaah ke Tanah Suci. 

Pertumbuhan dana haji Bank Muamalat tercatat mencapai lebih dari Rp2,3 Triliun di 2017 dengan jumlah nasabah yang melakukan porsi haji sebanyak hampir 87.000 porsi haji. Di 2018, Bank Muamalat menargetkan peningkatan 20 persen untuk pangsa pasar haji dan umrah dengan total 100 ribu porsi haji. Memfokuskan bisnis di segmen komunitas Muslim akan menjadi fokus Bank Muamalat di 2018. | Foto: Istimewa