Senin, 12 Maret 2018

Ketua MPR Puji Kinerja Mentan

Serpong (IndonesiaMandiri) - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menyampaikan apresiasi tersendiri kepada Menteri Pertanian/Mentan Andi Amran Sulaiman. Zulkifli yang turut menyaksikan pelantikan pengurus Dekopi menilai Menteri Amran merupakan salah satu dari dua Menteri di era Presiden Jokowi-JK yang terbilang cemerlang (11/3). "Pak Menteri kita ini saya menilai dari seluruh menteri kabinet ada dua menteri yang paling hebat, satu Menteri Pertanian, satu lagi Menteri PU, kalau saya bertemu presiden pasti (saya) sampaikan", terang Zulkifli.

Lebih lanjut Zulkifli menjelaskan bagaimana terobosan-terobosan di bidang pertanian yang telah diinisiasi oleh Kementerian Petanian di bawah Menteri Amran. "Dulu saudara-saudara, kita kalau bertani itu butuh waktu yang panjang, tapi dengan Pak Amran membantu cangkul diganti mesin untuk olah tanah, yang metik padi biasanya pakai anai telah diganti dengan mesin, yang menanam biasanya satu-satu juga telah diganti dengan mesin. Jadi dulu untuk mengerjakan 1 ha petani bekerja satu bulan sekarang cukup bekerja 10 hari, Nah 20 harinya kemana, mengisi waktu 20 hari pak menteri nya kreatif, petani mendapatkan penghasilan tambahan karena dibantu bibit jagung, jadi di sela-sela waktu tanam jagung, luar biasa pak menteri", puji Zulkifli. "Sekarang dikasih lagi bibit lada, bibit kopi, ternak, saya kira jika jalannya sesuai kita tempuh, insyaallah petani kita akan sejahtera", sambung Zulkifli penuh optimis.

Kementerian Pertanian di 2018 telah mencanangkan tahun perbenihan dimana pemerintah fokus kepada tanaman perkebunan yang mempunyai nilai ekspor tergolong tinggi. Itu yang ditekankam Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman ketika melantik pengurus Dewan Kopi Indonesia (DEKOPI). Kepengurusan Dekopi sendiri di Ketuai langsung Menteri Pertanian periode 2004-2009, Anton Apriantono. Sebelumnya, Dekopi telah dideklarasikan di Yogyakarta pada akhir tahun 2017.

Seperti diketahui, kopi asli Indonesia sudah dikenal dan memiliki branding tersendiri di level dunia. Hal tersebut telah dirasakannya ketika mengikuti pertemuan multilateral di Kolombia beberapa waktu silam. "Kita harus dorong bersama karena kopi kita lagi disenangi dunia. kedepan bila kita upayakan agar masuk urutan pertama produksi (kopi). Nah kuncinya adalah aspek kelembagaannya kita perbaiki, akses ke perbankannya dan supply chainnya juga kita perbaiki dan yang tidak kalah penting produktivitasnya harus kita angkat", jelas Amran yang dalam kesempatan ini Kementn memberikan bantuan berupa 11 juta batang pohon kopi untuk petani dan akan terus ditingkatkan (ag/ab) | Foto: Istimewa