Sabtu, 03 Maret 2018

Menko Maritim Puji Kesiapan Banyuwangi


Banyuwangi (IndonesiaMandiri) – Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan memuji kesiapan Banyuwangi sebagai daerah penyangga untuk sambut even Annual Meeting IMF-World Bank (Bank Dunia) pada Oktober 2018 mendatang. 

Menteri Luhut berkesempatan meninjau ke kabupaten di ujung timur Pulau Jawa itu bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani, Kamis-Jumat (1-2/3). “Saya pikir setelah berkunjung ke Banyuwangi ini, kami senang. Banyuwangi sudah baik, oke, dan siap menerima delegasi internasional. Bahkan, setelah berkunjung ke sini, saya jadi semakin yakin bahwa Indonesia sebagai tuan rumah ini bisa dijual dengan hebat ke delegasi dari 189 negara," jelas Luhut saat bertemu dengan para pelaku wisata Banyuwangi di Villa Soolong Banyuwangi. 

Selain Sri Mulyani, Luhut didampingi Gubernur BI Agus Martowardojo dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. 

Seperti diketahui, Annual Meeting IMF-Bank Dunia bakal digelar di Bali, Oktober mendatang. Ajang yang diikuti 18.000 delegasi dari seluruh dunia itu nantinya disangga oleh Banyuwangi. Sebagian delegasi penting bakal mendarat di Banyuwangi. 

"Banyuwangi ini indah dan bersih. Kotanya tertata. Secara ekonomi, daerah ini tumbuh pesat. Pak Bupati bekerja dengan baik, dan apa yang telah dilakukan Bupati ini harus didukung,” sanjung Luhut. 

"Banyuwangi adalah daerah yang destinasinya sangat unik. Ada pantai, gunung, ada cerita yang hidup dari masyarakatnya, cerita kopi hingga tradisi Suku Osing. Di sini memang bukan mass tourism, tapi sangat spesial. Terima kasih Banyuwangi yang telah memadukannya dengan baik,” kata Sri Mulyani. 

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo. "Awalnya kita sempat ragu memasukkan Banyuwangi sebagai daerah penyangga Bali dalam pertemuan. Ternyata setelah kami ke sini, ternyata semua sudah sangat siap," jelas Agus. 

Selain melihat kesiapan, Luhut dan rombongan juga menginventarisasi sejumlah infrastruktur yang perlu dilengkapi untuk menyambut delegasi. 
Luhut dan rombongan meninjau lokasi yang akan menjadi kunjungan delegasi. Mulai dari Bandara Banyuwangi yang berkonsep hijau, sanggar seni Genjah Arum, Pantai Solong, hingga Gunung Ijen. Bahkan, Luhut dan Sri Mulyani membikin video testimoni di atas puncak gunung berlatar kawah yang sangat digemari wisatawan dalam dan luar negeri. 

"Momentum tahun ini harus dimanfaatkan, Oktober 2018 ada pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia di Bali. Ribuan delegasi datang, dan Banyuwangi sudah ditetapkan sebagai bandara pendukung. Artinya, sebagian delegasi mendarat di Banyuwangi. Manfaatkan itu, tunjukkan kekuatan dan keunikan pariwisata Banyuwangi," tambah Menteri Pariwisata Arief Yahya yang juga putra Banyuwangi (ab) | Foto: Istimewa