Rabu, 07 Maret 2018

Menpar Pompa Semangat Juang Finalis Putri Indonesia

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Menteri Pariwisata Arief Yahya memberikan pembekalan kepada 39 finalis Putri Indonesia 2018 dari seantero nusantara di Hotel Grand Sahid Jaya (5/3). Menpar didampingi Staf Ahli Bidang Multikultural, Esthy Reko Astuti dan Kepala Biro Komunikasi Publik Sekretariat Guntur Sakti.

Dalam pembekalannya, Menpar mengatakan sektor unggulan Indonesia adalah Pariwisata. Jadi, untuk mengalahkan negara lain di bidang yang sudah kuat sulit kita untuk terus melawannya. Maka dari itu, Putri Indonesia agar bisa ikut memenangkan persaingan Indonesia di mata dunia.

"Mengalahkan Cina di manufacturing sudah sulit. Untuk mengalahkan Thailand di pertanian juga sulit, namun kita bisa mengalahkan mereka semua dengan pariwisata," tegas Menpar Arief Yahya kepada seluruh calon Putri Indonesia 2018.

"Kenali musuhmu, kenali dirimu maka kamu akan memenangkan peperangan. Strategi ini yang bisa membuat bangsa kita menjadi pemenang," pesan Menpar penuh semangat. Arief Yahya melanjutkan pernyataan Presiden Joko Widodo yang menetapkan bahwa Pariwisata menjadi Core Bisnis Indonesia. "Nah untuk bisa merealisasikan itu, kita harus maju serentak, maka kita akan menang," ajak Menpar.

Menpar juga memberikan pembekalan bahwa saat ini dalam mempromosikan Indonesia harus ikut dengan perkembangan jaman. "Yaitu dengan cara Go Digital, maka kita akan bisa bersaing. Digital itu sekarang sudah sebuah kenyataan," sambung Menpar.

Untuk itu Menpar juga meminta kepada para calon Putri Indonesia 2018 mengenal 10 Bali Baru atau biasa juga disebut dengan 10 Destinasi Prioritas.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Puteri Indonesia, Putri Kus Wisnu Wardani mengucapkan terima kasih atas kehadiran Menpar di acara pembekalan Putri Indonesia. "Apa yang disampaikan bapak Menteri Pariwisata sangat berbobot," ujar Putri.

Para Putri Indonesia diharapkan bisa menjadi jembatan program pemerintah pusat dengan di daerah. Selain itu, pembekalan ini juga ditujukan bukan hanya mencari perempuan yang cerdas, berpenampilan menarik, dan berperilaku baik saja. Namun juga perempuan yang memiliki kepekaan seputar masalah ekonomi dan industri nasional.

"Seperti industri pariwisata dan kreatif. Saat mereka balik ke daerah bisa dorong pariwisata daerahnya. Mereka bisa bekerjasama dengan pemerintah daerah masing-masing," tandas Putri. | Foto: Istimewa