Jumat, 02 Maret 2018

PT KAI Daop 1 Bantu Atasi Kemacetan

Jakarta (IndonesiaMandiri) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) berusaha membantu pemerintah mengatasi kemacetan tol Cikampek-Bekasi-Jakarta, dengan mengoptimalkan angkutan penumpang yang sudah ada. Tepatnya, mulai 22 Februari 2018 PT KAI Daop 1 Jakarta melakukan strategi dengan memanfaatkan idle seat atau tempat duduk yang tersedia pada jarak tertentu, dengan dikenakan tarif khusus yang berlaku pada semua KA Komersial pemberangkatan dari Daop 1 Jakarta (Dari dan Ke stasiun Gambir, Pasar Senen, dan Bekasi). 


Berikut adalah daftar tarif khusus yang berlaku beserta relasinya (terlampir): 



Bagi penumpang yang ingin memanfaatkan pelayanan ini, harus memperhatikan ketentuan-ketentuan penjualan tiket dengan tarif khusus, sebagai berikut: 



- Penjualan dilakukan mulai dua jam sebelum jadwal keberangkatan KA di stasiun pemberangkatan. Dengan catatan selama tiketnya masih tersedia 



- Dapat dilayani di loket stasiun ataupun channel eksternal yang telah ditetapkan. 



- Tarif khusus tidak berlaku pada KA Fakultatif atau Tambahan serta KA PSO (KA Matarmaja, KA Bengawan, KA Gaya Baru Malam Selatan, KA Tegal Ekspres, KA Serayu, KA Brantas). 



- Tiket dengan tarif khusus ini juga tidak dapat direduksi, kecuali bagi penumpang anak usia dibawah 3 tahun (infant). 



Berbagai kemudahan juga diberikan kepada para pengguna jasa dalam menggunakan transportasi kereta api, seperti pembelian tiket secara online melalui channel resmi KAI (kai.id dan Kai Access) atau channel eksternal yang telah bekerja sama dengan PT KAI. 



“Diharapkan dengan adanya tarif khusus ini, para penumpang semakin tertarik menggunakan moda transportasi kereta. Tapi juga diingatkan kembali kepada para pengguna jasa yang sudah memiliki tiket supaya memperhatikan jam keberangkatan kereta agar tidak tertinggal. Mengingat kondisi lalu lintas di kota Jakarta yang semakin padat,” ucap Edy Kuswoyo, Senior Manager Humas Daop 1 Jakarta (fm).