Sabtu, 10 Maret 2018

Tantangan Jurnalis Di Era Digital

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Lembaga Studi Pers dan Pembangunan (LSPP) akan melakukan survei tentang Dampak Disrupsi Digital terhadap Jurnalis di Indonesia. Studi ini berangkat dari perubahan dan peralihan konsumsi informasi dari media konvensional ke media baru. 

Peralihan ini berdampak pada penutupan sejumlah media lama dan peralihan ke media baru. Ini memicu perubahan dalam fungsi dan posisi jurnalis. Sebagian perusahaan media diketahui mengurangi tenaga jurnalis, mengalihkan tugas jurnalis ke bidang lain. Ada pula yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap jurnalis. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dan mengidentifikasi dampak munculnya media-media digital terhadap jurnalis di Indonesia, terutama yang terkena PHK, atau beralih bidang kerja maupun profesi selama kurun 2014-2017.

Penelitian ini adalah bagian dari New Beats Project. Proyek penelitian kolaboratif antara LSPP dengan lembaga-lembaga penelitian di Australia, antara lain La Trobe University, Deakin University, University of Sidney, Swinburne University of Technology. Untuk itu, LSPP meminta kesediaan para jurnalis berpartisipasi dalam survei ini. Partisipasi parsa jurnalis amat penting bagi keberhasilan penelitian ini. Samiaji Bintang N adalah Koordinator Peneliti survei ini.

Informasi dan jawaban yang diberikan para jurnalis akan dirahasiakan. Data yang akan dilaporkan dalam bentuk adalah hasil agregasi. Hasil penelitian akan diumumkan dan dipublikasi ke media massa dan jurnal penelitian (sa) | Foto: Istimewa