Kamis, 08 Maret 2018

Wisata Ke Derawan Lebih Mudah Dengan Dibuka Bandara Maratua

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Derawan yang merupakan salah satu kepulauan terdepan di Indonesia dan memiliki keindahan alam pesona wisata baharinya, akan mudah dikunjungi dengan akan beroperasinyq Bandara Maratua. Bandara yang berada di Pulau Maratua, merupakan pulau terbesar di Kepulauan tersebut. Bahkan sudah melayani operasional beberapa maskapai sejak akhir 2017 lalu. Selain melayani transportasi masyarakat sekitar, maskapai penerbangan tersebut juga mengangkut wisatawan domestik dan mancanegara untuk berwisata di Kepulauan Derawan yang memang mempunyai spot wisata bertaraf internasional.

Presiden Joko Widodo menekankan bahwa Pariwisata merupakan prioritas untuk mendongkrak perekonomian Indonesia sehingga seluruh kementerian wajib mendukungnya. Oleh karena itu mengingat mayoritas wisatawan datang melalui pintu udara maka Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan bekerja sekuat tenaga untuk merealisasikan bandara-bandara yang menjadi akses Wisata dan pintu gerbang perekonomian Indonesia.

Pembangunan Bandara Maratua diprakarsai oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Berau dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur pada 2008. Selanjutnya pembangunan dilanjutkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan dan selesai pada 2017.

Menurut Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso, Bandara Maratua dibangun karena setidaknya memiliki dua nilai strategis. Yang pertama adalah sebagai bandara di pulau terdepan Indonesia sehingga bisa menjadi penanda kehadiran negara Indonesia di wilayah tersebut. Kedua adalah sebagai pintu gerbang pariwisata di daerah tersebut yang memang layak dikembangkan dan menjadi potensi wisata unggulan di Indonesia.

Agus Santoso berharap Bandara Maratua bisa segera diresmikan oleh presiden Joko Widodo pada 2018 ini. Dengan demikian pengembangan sisi komersial bandara akan bisa lebih cepat dilakukan dan keberadaan bandara bisa semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat

Saat ini Bandara Maratua mempunyai landas pacu berukuran 1600m x 30m, taxiway dengan ukuran 75m x 18m dan apron 70m X 100m sehingga mampu melayani operasional pesawat jenis ATR 72 secara maksimal. Maskapai yang beroperasi di bandara ini Susi Air dan Garuda Indonesia (rae/mah) | Foto: Istimewa