Rabu, 25 April 2018

2.700 Peserta Semarakkan Sultra Tenun Carnaval


Kendari/Sulawesi Tenggara (IndonesiaMandiri) - Walau diguyur hujan, gelaran Sultra Tenun Carnaval 2018 berlangsung meriah (24/4). Terbukti, warga dan wisatawan tetap antusias untuk hadir. Even ini menjadi bagian dari Halo Sultra 2018. Karnaval diikuti 2.700 peserta dari 17 kabupaten serta dinas dilingkungan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Para peserta menampilkan karya dahsyat lewat racikan ide kreatif. Kerennya lagi, semua karya tidak meninggalkan nilai budaya. 

"Sultra Tenun Carnaval 2018 merupakan persembahan untuk meramaikan Halo Sultra yang tahun ini dilaksanakan di Kota Kendari, 23-27 April 2018. Selain itu bertujuan untuk mengangkat Kain Tenun kebanggaan Provinsi Sultra," ujar Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara, Teguh Setyabudi. 

"Halo Sultra merupakan momentum untuk membawa Provinsi Sultra ke pentas dunia. Untuk itu harus dimaksimalkan sehingga gaung dari potensi Sultra makin kencang. Selain itu, ini merupakan ajang untuk menggali kreativitas masyarakat. Sehingga, akan timbul karya-karya yang baik dari Kain Tenun Sultra," tutur Teguh. 

"Nilai Pancasila dan Undang-undang Dasar tentang suku bahasa di Indonesia bisa kita lihat di karnaval ini. Karnaval ini hanya sebuah gambaran kecil ke Bhineka Tunggal Ika di Sultra. Saya bangga dengan para peserta dan panitia. Walau pun saya baru 2 bulan bertugas, tetapi saya makin mencintai Sultra, " tegasnya. 

Ketua Pelaksana Calendar of Events 2018 Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuti, mengapresiasi gelaran Sultra Tenun Carnaval 2018. “Panitia Halo Sultra sangat jeli dalam menggelar rangkaian acara yang baik. Contohnya dengan menggelar Sultra Tenun Carnaval 2018 untuk meramaikan Halo Sultra. Selain itu ini menjadi wadah kreativitas. Artinya, mereka tidak hanya menampilkan desain pakaian yang, namun juga sebagai penyampai pesan budaya dan sejarah. Dari Sultra untuk dunia," ujar Esthy. 

Foto: DokKemenpar