Rabu, 25 April 2018

Hari Bumi: Medan Canangkan Kota Zero Waste


Medan/Sumut (IndonesiaMandiri) - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan/KLHK Siti Nurbaya menghadiri Acara Hari Bumi Nasional di Kota Medan, yang diinisiasi oleh WALHI dan Pemerintah Kota Medan, dan dihadiri Direktur Eksekutif Walhi Nasional, Dewan Nasional Walhi, Direktur Eksekutif Provinsi dan Dewan Daerah Walhi Provinsi dari 28 Provinsi di Indonesia, serta 2.600 orang dari berbagai komunitas masyarakat (22/4). 

Bersama Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi dan Walikota Medan Dzulmi Eldin, Siti Nurbaya juga mencanangkan Medan Zero Waste City 2020. Zero waste berarti mendesain dan mengelola produk dan proses secara otomatis untuk mengurangi dan menghindari besarnya volume dan racun dari sampah, menjaga dan memulihkan sumber daya dengan tidak membakar ataupun menimbunnya. 

“Manusia tidak punya pilihan lain kecuali menjaga bumi, Karena bumilah satu-satunya tempat kita hidup hingga saat ini. Kita tidak punya rencana lain/plan B. Karena tidak ada planet B, hanya ada satu planet, Bumi”, papar Siti Nurbaya. 

Untuk gerakkan pengelolaan sampah secana nasional, KLHK telah melaksanakan gerakan Tiga Bulan Bersih Sampah (TBBS) sejak 21 Januari – 21 April 2018. Hasilnya, tercatat 4.613 kegiatan TBBS dalam bentuk sosialisasi, edukasi dan aksi bersih di 157 kabupaten/kota (30% dari total kabupaten/kota yang ada di Indonesia) di 32 provinsi dengan keterlibatan masyarakat lebih dari 9 juta orang. Jumlah timbulan sampah yang terkelola dari kegiatan TBBS ini adalah 4.951 ton dengan komposisi sampah anorganik 1.330 ton, sampah organik 1.798 ton dan residu 1.823 ton. 

Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry disamping sangat bergembira Sumut peringatan Hari Bumi, juga mengingatkan bahwa Pembangunan berkelanjutan merupakan integrasi ekonomi, lingkungan dan sosial, yang dapat dicapai dengan dua strategi yaitu pertumbuhan hijau dan ekonomi hijau (ab). 

Foto: DokKLHK