Kamis, 26 April 2018

Panglima Kolinlamil Ingatkan Jajarannya Taat Hukum

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Pimpinan TNI AL tak akan mentolerir oknum prajurit yang melanggar hukum dan akan ditindak tegas, apalagi sampai melukai rakyat. Kita akan melaksanakan penegakan disiplin dan hukum yang berlaku.  Demikian pesan Panglima Kolinlamil Laksda TNI R. Achmad Rivai terkait dengan prajuritnya yang terlibat dalam tindak pelanggaran hukum dimasyarakat.

Pelanggaran hukum yang dilakukan prajurit merupakan pelanggaran terhadap Trisila Angkatan Laut, Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI.
Panglima Kolinlamil menjelaskan pihaknya akan meneruskan perintah Panglima TNI untuk menindak tegas prajuritnya yang terbukti melakukan tindak pidana sesuai dengan hukum yang berlaku.

Salah satu prajurit Kolinlamil Sertu Tku Zhanni Ilham ditindak tegas diberhentikan dengan tidak hormat berdasarkan Surat Keputusan Kasal Nomor Kep/582/III/2016 karena terbukti melakukan tindak pidana desersi dan kriminal yang merugikan serta mencemarkan TNI AL. “Tindakan tegas ini agar menjadi pelajaran bagi prajurit lainnya dilingkungan Kolinlamil khususnya” tegas Panglima Kolinlamil.

Oknum ini melakukan tindak pidana desersi pada 2014 dan sudah mendapat putusan dari Pengadilan Militer II-08 Jakarta dengan Nomor : 247-K/PM II-08/AL/X/2015 tanggal 27 November 2015 berupa Pidana Pokok 15 (lima belas) bulan Penjara dan Pidana Tambahan diberhentikan dengan tidak hormat dari Dinas Militer.

"Ini merupakan suatu bentuk punishment dari pimpinan terhadap prajurit TNI Angkatan Laut yang melakukan kejahatan pidana," ujar Pati bintang dua alumni AAL 1988 ini. Proses pemberhentian dengan tidak hormat ini dilaksanakan dalam upacara dengan melepas seragam oknum prajurit tersebut, dan kembali dijadikan warga sipil (ab).

Foto: PenKolinlamil