Minggu, 29 April 2018

“Silaturahmi” Komandan Korps Marinir Dari Masa ke Masa

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Sebuah acara yang penuh haru tetapi juga 
memiliki makna kekeluargaan yang besar, digelar oleh Korps Marinir (Kormar). Yaitu, acara “Silaturahmi Komandan Korps Marinir dari Masa ke Masa,” dengan tujuan untuk menjalin tali silaturahmi para sesepuh Marinir dengan generasi penerus Marinir, di Graha Marinir Markas Komando Korps Marinir Kwitang Jakarta (26/4).

Komandan Korps Marinir/Dankormar Mayor Jenderal TNI (Mar) Bambang Suswantono selalu tuan rumah menyambut penuh hangat para sesepuh yang pernah menjabat Dankormar. Diantara yang hadir dalam kesempatan tersebut adalah Mayjen TNI Mar (Purn) Aminullah Ibrahim, Mayjen TNI Mar (Purn) Gafur Chaliq, Mayjen TNI Mar (Purn) Djoko Pramono), Mayjen TNI Mar (Purn) Harry Triono, Mayjen TNI Mar (Purn) Achmad Rifai, Letjen TNI Mar (Purn) Safzen Noerdin, Letjen TNI Mar (Purn) Nono Sampono, Mayjen TNI Mar (Purn) Djuanidi Jahri, Letjen TNI Mar (Purn) M Alfan Baharudin , Mayjen TNI Mar (Purn) A Faridz Washington, Mayjen TNI Mar (Purn)  Buyung Lalana dan  Letjen TNI (Mar) RM Trusono. 

Setelah foto bersama,  dilanjutkan acara silaturahmi dimana Darkormar Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono memaparkan sekilas perkembangan dan pembangunan Korps Marinir saat ini, diantaranya adalah tentang kesiapan Peresmian Pasmar-3 di Sorong Papua yang merupakan “Program Kerja 100 hari Panglima TNI”.  

Kemudian satu persatu mantan Darkormar juga memberikan pandangannya. “Saya merasa bangga dan terharu terhadap apa-apa yang telah disampaikan oleh Dankormar. Saya juga sangat terharu dengan acara silaturahmi ini. Tetap jaga nama baik Marinir. Amalkan “Enam Tuntunan Korps Marinir”. Pegang teguh jati diri Marinir sebagai “Pasukan Pendarat”, aku Mayjen TNI Marinir (Purn) Aminullah Ibrahim, Dankormar 1987-1990.

Sedangkan Mayjen TNI Mar (Purn) Gafur Chaliq, Dankormar 1992-1994 menyampaikan perlunya adanya penugasan “Marines on Board “ di KRI kembali. Mayjen TNI Mar (Purn) Djoko Pramono, Dankormar 199411996 mengingatkan agar sangat memperhatikan masalah rekruitmen dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. "Saya sangat bangga dengan upaya bedah rumah yang telah dilakukan oleh Jenderal  Bambang. Ini luar biasa. Bentuk kepedulian kepada anggota," apresiasi Jenderal Marinir yang aktif di KONI Pusat ini.  

“Karena makna HUT adalah memperingati sejarah,  sekarang dan masa lalu. Jangan hanya diundang untuk menonton upacara , tapi bisa dilibatkan. Old Marines Never Dies , the just fade away,” ucap Mayjen TNI Mar (Purn) Harry Triono, Dankormar 1999-2002. Sementara Mayjen TNI Mar (Purn) Achmad Rifai Dankormar 2002-2004 menyampaikan “jangan hanya bangga sebagai prajurit Marinir tapi apa yang bisa diperbuat untuk Korps Marinir.”

“Kehadiran Marinir selalu dirindukan oleh rakyat. Jika ada bencana atau kejadian Marinir harus hadir. Kesiapsiagaan harus senantiasa dijaga dan tanggap terhadap kejadian. Pembinaan Korps harus dijaga dengan baik,” pesan Letjen TNI Mar (Purn) Safzen Noerdin, Dankormar 2004-2007. 

Mayjen TNI Mar (Purn) Djunaidi Jahri, Dankormar 2007/2009  menekanka pentingnya belajar sejarah dan mampu mengevaluasi setiap kejadian. Lalu, Letjen TNI Mar (Purn) M Alfan Baharudin Dankormar 2009-2012 mengingatkan agar selalu menjaga kegembiraan. “Gembira di tengah keluarga, gembira di latihan, gembira di pangkalan dan gembira di palagan. Marinir harus hadir di setiap palagan. Kibarkan kejayaan Marinir.”

Mayjen TNI Mar (Purn) A. Faridz Washington Dankormar 2012-2015 bertutur, “tidqk ada satuan yang besar di dunia ini tanpa didukung oleh tradisi yang kuat. Untuk itu Marinir harus senantiasa memegang dan melestarikan tradisi-tradisi yang kita miliki. Acara silaturahmi Dankormar seperti ini bentuk tradisi yang baik, harus senantiasa dipertahankan dan dijadwalkan.”

Komandan Korps Marinir periode 2015-2016,  Mayjen TNI Mar (Purn) Buyung Lalana mengingatkan, “Keberadaan kami di Kementerian Perhubungan RI mempunyai arti bahwa kehadiran Marinir ada di mana. Dan kami selalu menyampaikan kepada Menteri kapan pun dibutuhkan Marinir siap melaksanakan tugas kemana pun dan dimana pun.” 

Komadan Sesko TNI, Letjen TNI Mar RM Trusono, Dankormar 2016-2017 menggarisbawahi agar Korps Marinir senantiasa meningkatkan kualiatas sumber daya manusia. “Marinir harus menjadi prajurit yang profesional , berkarakter dan dicintai rakyat.”

Mengakhiri sumbang saran dalam acara tersebut adalah Letjen TNI Mar (Purn) Nono Sampono Dankormar 2006-2007 dengan pesan agar “Korps Marinir harus tetap menjaga netralitas, tidak terpengaruh atau dimanfaatkan oleh kekuatan politik atau golongan tertentu” (tr/ab).

Foto: Penkormar