Kamis, 31 Mei 2018

603 Prajurit TNI AL Ikut Latihan Militer Rimpac di Hawaii


Surabaya (IndonesiaMandiri) - Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Siwi Sukma Adji didampingi Panglima Koarmada II Laksamana Muda TNI Didik Setiyono melepas keberangkatan Satgas Latma Multilateral Rimpac 2018 yang dipimpin oleh Danguskamla Koarmada III Laksamana Pertama TNI Agus Hariadi selaku Dansatgas, dari Dermaga Madura Koarmada II Surabaya (30/5). 

Latihan Bersama Multilateral Rim of the Pacific (Latma-Rimpac) 2018 merupakan agenda latihan peperangan maritim multilateral terbesar di dunia, yang diselenggarakan dua tahunan oleh Third Fleet Command – United States Pacific Fleet, US Navy yang melibatkan negara-negara di kawasan Amerika Utara, Amerika Latin, Australia, Eropa, dan Asia. 

Latihan berlangsung di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat ini bertujuan untuk meningkatkan interoperabilitas antar Angkatan Laut di kawasan Pasifik, sekaligus sebagai sarana untuk eksistensi TNI AL dalam melaksanakan operasi dan latihan bersama berskala Internasional. 

Latma Multilateral Rimpac 2018 akan diikuti 42 kapal permukaan dan lima kapal selam dari 23 Negara peserta. TNI AL mengirimkan delegasinya antara lain KRI Raden Eddy Martadinata (REM) – 331 salah satu unsur dari Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada II yang nantinya akan bergabung dalam Surface Working Group dengan agenda latihan tahap laut berupa latihan formasi manuver kapal, pembekalan di laut, serta latihan menembak permukaan. KRI Makassar (MKS) – 590 salah satu unsur dari Satuan Kapal Amfibi (Satfib) Koarmada II akan bergabung dengan Amphibious And Landing Operations Working Group sebagai sarana pengangkut dalam latihan operasi pendaratan Marinir. 

Selain kedua unsur KRI tersebut, TNI AL juga mengirimkan tim penyelamnya yang nanti akan tergabung dalam Navy Expeditionary Combat Forces (NECF) dan dua Tim Satkopaska yang nantinya bergabung dalam Special Operation Forces (SOF) Working Group dimana dalam grup ini akan melaksanakan latihan berupa Mission Planning (MP), Full Mission Profile (FMP), Photo Operations (Photo Ops), Sub Operations Familiarizations (Sub Ops Fam), Hello Cast, Leadership Synch, Dive (Selam) serta Airborne Ops (Terjun), serta 215 orang Prajurit Marinir dengan membawa delapan unit Landing Vehicle Tracked (LVT) – 7 dan 1 unit Howitzer – 105, dengan jumlah total 603 orang prajurit dan tim pendukung. 

Saat melepas prajuritnya yang akan mengarungi perjalanan selama 79 hari menuju Hawai, Kasal menginstruksikan kepada seluruh personel Satgas Latma Multilateral Rimpac 2018 agar memberikan karya terbaik dengan melaksanakan sebaik-baiknya, agar dapat meningkatkan profesionalitas sejajar dengan Angkatan Laut negara-negara besar di dunia. “Sebagaimana tertuang dalam visi TNI Angkatan Laut menuju World Class Navy sekaligus mendukung kebijakan Pemerintas dalam mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia”, tegas Kasal (ab). 

Foto: Dispen Armada II