Kamis, 24 Mei 2018

Cruise Superstar Libra Menjadi Andalan Baru Pariwisata Sumut


Barubara/Sumut (IndonesiaMandiri) – Kapal pesiar Superstar Libra kian rajin kunjungi Sumatera Utara (Sumut) sebagai destinasi wisata favoritnya. Mereka pun telah merilis jadwal kunjungan sampai Juni 2018. Kapal pesiar Superstar Libra berencana sandar di Pelabuhan Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara, Sumut, setiap Kamis. 

Kamis lalu (17/5), Superstar Libra merapat di Kuala Tanjung. Sedangkan di April, tercatat sudah dua kali Superstar Libra yang membawa penumpang sekitar 1400 orang dan 700 crew ini sandar di pelabuhan yang sama. Jadwal ada tiga kali dan pertengahan Juni juga dijadwalkan akan tiba lagi. Kapal pesiar milik Malaysia ini biasanya merapat antara jam 05.30-07.00 dan kembali berlayar pukul 18.00 WIB di hari yang sama. 

Dirut Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba (BPODT) Arie Prasetyo sangat gembira dengan adanya jadwal tetap Superstar Libra. “Kami tentu senang dengan kedatangan kapal pesiar Superstar Libra secara reguler. Sebab, kedatangan kapal ini bagus untuk meningkatkan pariwisata. Khususnya, Kawasan Danau Toba dan Kota Medan,” jelasnya. 

Begitu cepatnya proses imigrasi, bea cukai, karantina kesehatan, membuat penumpang atau wisatawan mancanegara/wisman yang ingin menghirup udara segar di Sumatera Utara umumnya seperti ke kota Medan dan di Danau Toba khususnya terasa nyaman. Bis-bis pariwisata dari Biro Perjalanan Panorama sudah tersedia mengantar para wisatawan. 

Di kunjungan Superstar Libra kemarin (17/5), sekitar 140 orang wisman menikmati wisata Danau Toba-Samosir, tepatnya ke Desa wisata Tomok. Jumlah wisman ini bisa terus bertambah tergantung dari tuan rumah dalam mengemas acara dalam pelayanannya. Karena perjalanan pulang-pergi dari pelabuhan ke Toba sekitar empat jam. Di sinilah diperlukan kreatifitas dalam menyajikan atraksi acara dan keramahan pelayanan agar para tamu merasa nyaman berwisata. 

“Jadwal regular kapal ini akan membuat jumlah wisman ke Sumut meningkat. Kalau ini dilakukan terus menerus akan baik untuk perekonomian. Untuk itu, pelayanan prima harus diberikan kepada mereka agar wisatawan ini betah di Sumut,” jelas Arie. Ini menjadi andalan baru bagi Sumut untuk mendatangkan wisman lewat laut disamping berharap pula dari jalur udara melalui Bandara Silangit dan Kualanamu (ab). 

Foto: istimewa