Jumat, 25 Mei 2018

Duta Besar India Berkunjung ke Menteri Pariwisata


Jakarta (IndonesiaMandiri) - Sejumlah pembicaraan penting dibahas dalam pertemuan antara Duta Besar India untuk Indonesia Pradeep Kumar Rapat saat berdiskusi dengan Menteri Pariwisata Arief Yahya, di Kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta (22/5). 

Pertemuan Menpar dan Dubes Pradeep Kumar Rapat membahas sejumlah agenda, antara lain rencana kunjungan kerja PM India Narendra Modi di Jakarta pada 30-31 Mei serta partisipasi Indonesia (Kemenpar) pada Festival Bali Yatra di Kolkata, India, pada 8 Juni nanti. 

“Tahun ini kita mentargetkan 700.000 wisatawan mancanegara (wisman) dari India atau meningkat hingga 30% dibanding tahun 2017 sebanyak 485.000 wisman,” kata Arief Yahya ketika menerima audiensi Dubes India untuk Indonesia Pradeep Kumar Rapat. 

Menpar Arief Yahya menjelaskan, India dan Indonesia itu memiliki _proximity_ yang kuat, baik kedekatan karena sejarah dan budaya yang terjalin sejak lama, maupun karena faktor jarak yang relatif dekat yakni; _direct flight_ rata-rata tujuh jam, bahkan lebih dekat lagi hanya 3,5 jam dari Chenai ke Medan atau Aceh. 

“Kita jual Hot Deals ViWI 2018 di Kepri untuk menarik para traveller India yang hendak ke Singapura dan Malaysia, agar menambahkan destinasi Batam dan Bintan tempat berlibur saat weekdays dan Jakarta saat weekend dengan menikmati paket JakDeal (Jakarta Weekend Hot Deal), dengan _bundling_ hingga 50% dari harga normal," ujar Menpar. 

Sementara itu, untuk mensukseskan target kunjungan wisman India tahun ini, Menpar Arief Yahya pada 7 Mei 2018 yang lalu melakukan pertemuan bisnis dengan lima perusahaan biro perjalanan wisata (travel agent) dan tour operator terbesar di India yakni; MakeMyTrip; Yatra; Thomascook.india; Cox & Kings, dan FCM Travel Solutions. Komitmen dari pertemuan dengan kelima perusahaan travel agent dan tour operator tersebut, adalah akan mendatangkan wisman India ke Batam dan Bintan pada tahun ini.   

MakeMyTrip berkomitmen akan menjual 5.547 pax, Yatra sebanyak 5.280 pax, dan Thomascook.india sebanyak 665 pax. Sementara itu FCM Travel Solutions berkomitmen menjual 2.400 pax dan Cox & Kings akan menggarap MICE dan _wedding plan_. 

India juga berkeinginan meningkatkan kerjasama dalam bidang wisata bahari (marine tourism) dengan membuka jalur pelayaran untuk kapal pesiar (cruise ship) dari Andaman (India) ke Sabang, Aceh (Indonesia) yang jarak tempuhnya relatif pendek sekitar lima jam pelayaran. Seperti diketahui, Sabang dikembangkan sebagai destinasi _cruise ship_ dan _yacht_ kelas dunia dan setiap tahun puluhan _cruise ship_ singgah di Pulau Sabang (Weh) Aceh (ab). 

Foto: Dok.Kemenpar