Jumat, 18 Mei 2018

Kapal Selam KRI Ardadedali– 404 Tiba di Jajaran Koarmada II

Surabaya (IndonesiaMandiri) - KRI Ardadedali – 404 merupakan kapal selam type 209/400 DSME yang memiliki bobot 1.280 ton saat muncul di permukaan dan bobot menjadi 1.400 ton ketikw menyelam serta didukung dengan empat mesin diesel MTU 12V493 dengan jarak jelajah mencapai 18.520 km. KRI Ardadedali – 404 memiliki panjang 61,3 meter, diameter 6,2 M,dengan draft 5,7 M yang mampu menampung 40 kru kapal, memiliki kecepatan mencapai 21 knot di bawah air dan 12 knot di permukaan serta mampu berlayar lebih dari 50 hari untuk menunjang fungsi operasinya.

inilah sekilas gambaran kapal selam anyar type 209/400 DSME yang diproduksi oleh Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME) Korea Selatan, dan saat tiba di dermaga Kapal Selam Koarmada II, disambut langsung oleh Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, Pangarmada II Laksda TNI Didik Setiyono, Sekjen Kemhan Marsdya TNI Hadian Susminta Atmaja dan undangan lainnya (17/5).

Nama Ardadedali memiliki arti nama panah milik Arjuna yang dikenal sebagai Penengah Pandawa, dengan paras menawan serta lembut budinya. Kapal selam yang dikomandani Letkol Laut (P) Widya Poerwandanu berangkat dari Korea Selatan melintasi laut selama 17 hari menuju ke tanah air pada 30 April 2018 lalu, dengan rute Okpo (Korsel) – Selat Korea – Perairan Jepang – Laut Cina Timur – Selat Luzon – Laut Cina Selatan – selat Apo – Selat – Cuyo – Laut Sulu – Selat Sibutu – Laut Sulawesi – Selat Makassar – Laut Jawa – Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS) hingga akhirnya merapat di Dermaga Koarmada II Surabaya (ab).

Foto: DispenArmada II KRI Ardadedali– 404 Tiba di Jajaran Koarmada II

Surabaya (IndonesiaMandiri) - KRI Ardadedali – 404 merupakan kapal selam type 209/400 DSME yang memiliki bobot 1.280 ton saat muncul di permukaan dan bobot menjadi 1.400 ton ketikw menyelam serta didukung dengan empat mesin diesel MTU 12V493 dengan jarak jelajah mencapai 18.520 km. KRI Ardadedali – 404 memiliki panjang 61,3 meter, diameter 6,2 M,dengan draft 5,7 M yang mampu menampung 40 kru kapal, memiliki kecepatan mencapai 21 knot di bawah air dan 12 knot di permukaan serta mampu berlayar lebih dari 50 hari untuk menunjang fungsi operasinya.

inilah sekilas gambaran kapal selam anyar type 209/400 DSME yang diproduksi oleh Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME) Korea Selatan, dan saat tiba di dermaga Kapal Selam Koarmada II, disambut langsung oleh Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, Pangarmada II Laksda TNI Didik Setiyono, Sekjen Kemhan Marsdya TNI Hadian Susminta Atmaja dan undangan lainnya (17/5).

Nama Ardadedali memiliki arti nama panah milik Arjuna yang dikenal sebagai Penengah Pandawa, dengan paras menawan serta lembut budinya. Kapal selam yang dikomandani Letkol Laut (P) Widya Poerwandanu berangkat dari Korea Selatan melintasi laut selama 17 hari menuju ke tanah air pada 30 April 2018 lalu, dengan rute Okpo (Korsel) – Selat Korea – Perairan Jepang – Laut Cina Timur – Selat Luzon – Laut Cina Selatan – selat Apo – Selat – Cuyo – Laut Sulu – Selat Sibutu – Laut Sulawesi – Selat Makassar – Laut Jawa – Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS) hingga akhirnya merapat di Dermaga Koarmada II Surabaya (ab).

Foto: DispenArmada II