Selasa, 22 Mei 2018

KOWANI Fair Kedepankan Pariwisata Sebagai Sektor Unggulan


Jakarta (IndonesiaMandiri) - Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) kembali akan menggelar pameran KOWANI Fair 2018 di Gedung SME TOWER Jakarta pada 24-27 Mei 2018. Penyelenggaraan KOWANI Fair bertema ‘Optimalisasi Kemandirian Perempuan Pengusaha untuk Ketahanan Ekonomi Keluarga”, merupakan rangkaian kegiatannya tuan rumah GA ICW (General Assembly International Council of Women) ke-35 dan Rembuk Nasional dalam rangka HUT KOWANI ke-90 yang akan diselenggarakan di Yogyakarta pada September 2018 mendatang. 

“Kowani mengundang para duta besar pada acara pembukaan yang rencana akan dibuka oleh Menteri PP-PA dengan keynote speech Menteri Perindustrian,” kata Giwo Rubianto Wiyogo didampingi Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata yang diwakili oleh Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional II, Sumarni, dan Ketua Panitia Ony Jafar Hafsah, SE dalam jumpa pers penyelenggaraan KOWANI Fair 2018 di Gedung Sapta Pesona, kantor Kemenpar (21/5). 

KOWANI Fair menjadi wujud komitmen untuk memperkenalkan dan mempromosikan serta memajukan pariwisata Indonesia melalui usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor pariwisata, sedangkan kegiatan GA-ICW ke-35 membawa dampak positif bagi perkembangan pariwisata di Indonesia dan khususnya di Kawasan Borobudur dan sekitarnya. 

KOWANI sebagai federasi dari 91 organisasi wanita tingkat pusat yang merupakan payung organisasi wanita di Indonesia mempunyai tugas di antaranya memfasilitasi, mendukung dan memberi penguatan kepentingan untuk organisasi anggota. 

Pada KOWANI Fair 2018, kata Giwo Rubianto,   sengaja mengangkat tema kemandirian perempuan pengusaha untuk ketahanan ekonomi keluarga karena hal ini sesuai dengan salah satu Program Umum Kowani bidang Ekonomi dan Koperasi yaitu meningkatkan pemberdayaan wanita di bidang ekonomi sebagai pelaku usaha dengan memperkuat jejaring usaha secara regional maupun global. 

Ketua Panitia Ony Jafar Hafsah menjelaskan, Kowani Fair 2018 memamerkan produk unggulan dari seluruh Indonesia sehingga dapat mengundang pengunjung baik wisnus maupun wisman dengan target setiap hari 1.200 pengunjung. “UMKM di sektor pariwisata memilik potensi sangat besar untuk mendorong perekonomian Indonesia. Pariwisata merupakan sektor unggulan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah saat ini,” katanya (fa). 

Foto: Istimewa