Rabu, 30 Mei 2018

Lanal Sibolga Tangkap Perakit Bom Ikan


Sibolga/Sumut (IndonesiaMandiri) - Pangkalan TNI AL/Lanal Sibolga dengan menggunakan Kapal Mansalar berhasil menangkap dua kapal bom ikan yaitu KM Tunas Rezeki 01 diantara Perairan Pulau Silabu dan Pulau Sitambarat yang membawa alat tangkap pukat tarik dan tanpa dilengkapi dokumen serta KM Makmur Rupiah membawa hasil tangkapan ikan sebanyak 300 kilogram di Perairan Sibolga. 

Keberhasilan penangkapan tersebut berkat informasi yang dihimpun oleh Lanal Sibolga dari masyarkat yang resah terkait aktifitas pengambilan ikan dengan menggunakan peralatan ilegal yaitu bom ikan serta jaring trawl. Selain Kapal Bom, KAL Mansalar juga menangkap sekelompok nelayan di pesisir pantai Pulau Kalimantung yang tertangkap sedang merakit bom ikan. Kelompok nelayan berjumlah lima orang tersebut ditangkap dengan alat bukti berupa empat perahu/sampan, perangkat kompresor beserta selang kompresor, perangkat jaring tangan serok, perlengkapan korek api serta pemantik, bom botol, ikan satu ember kurang lebih 10 kilogram. 

Kapal bom ikan KM Tunas Rezeki 01 dengan enam orang awak ABK ditangkap membawa muatan berupa es pendingin. Sedangkan KM Makmur Rupiah merupakan kapal bom ikan ditangkap dengan barang bukti berupa baju alat selam, perlengkapan selam seperti masker dan tabung kompresor. 

"Aktifitas bom ikan sangat meresahkan masyarakat, selain dapat merusak ekosistem bawah laut juga dapat membahayakan nyawa pengguna bom ikan sendiri. TNI AL dalam hal ini Lanal Sibolga,  akan menindak dengan tegas aktifitas ilegal tersebut. Kita akan melaksanakan penindakan dan juga edukasi kepada masyarakat khususnya nelayan agar mencari ikan dengan cara yang ramah lingkungan. Sehingga hasil laut bisa dinikmati oleh anak cucu kita untuk jangka panjang" ujar Danlanal (bp). 

Foto: Dispen Armada I