Jumat, 11 Mei 2018

Menpar Cermati Pasar Potensial India Kunjungi Indonesia


New Delhi/India (IndonesiaMandiri) - Menteri Pariwisata/Menpar Arief Yahya bersafari promosi di dua pasar utama Asia, yaitu Tiongkok dan India. Rangkaian kegiatan promosi dilakukan melalui keikutsertaan pada even Indonesia Festival (Inafest) di Shanghai China, dilanjutkan melakukan promosi di India dikemas melalui _Working Lunch,_ berlangsung di Hotel Le Meridien, New Delhi (7/5). 

"Pasar India sangat potensial, sebagai negara berkembang dengan populasi penduduk 1,3 miliar orang menunjukkan performa positif aktivitas masyarakatnya melakukan kunjungan wisata ke Indonesia. Terlebih saat ini telah tersedia _direct flight_ India-Indonesia oleh Garuda Indonesia. Tentunya kondisi ini harus kita maksimalkan," kata Menpar Arief Yahya. 

Implementasi yang dilakukan Menpar Arief Yahya sangat sistematis. Dalam lawatan di dua negara ini sangat terasa. Yang dikunjungi bukan lagi Travel Mart, Expo atau Kerjasama G to G (Government to Government) lagi. Tapi mendorong ke B to B, _matching business to business._ 

Data menunjukan, pertumbuhan wisman Tiongkok dan India menempati posisi pertama dan kedua selama tahun 2017, yakni sebesar 40% dan 30%. Pertumbuhan kedua negara tersebut bergerak progresif. Pergerakan wisman India ke Indonesia mencapai 485.000 orang atau tumbuh 30% pada tahun 2017, dengan  _Length of stay_ mencapai 7 hari per kunjungan. Selain itu, kekuatan _spending_ wisatawan India pun cukup tinggi, rata-rata sekitar USD 1.000 per kunjungan. 

"Ujungnya adalah wisman India yang sudah masuk lima besar, dengan kenaikan terbesar kedua setelah China, yakni 30% _growth_ menjadi 485 ribu di 2017, kita proyeksikan menjadi 700 ribu tahun ini,” ungkap Arief Yahya. 

Menpar Arief Yahya berkolaborasi kuat dengan KBRI dan KJRI. Saling support, saling membantu dan golnya sama, untuk bangsa atau sering disebut Indonesia Incorparated. 

Bali masih menjadi destinasi favorit wisatawan India. Hal ini dikarenakan adanya kedekatan psikologis budaya. Sebenarnya, pertumbuhan wisatawan India menuju Bali sudah terlihat bagus pada tahun sebelumnya. 

Duta Besar Indonesia untuk India HE Raden Sidharta Reza Suryodipuro mengatakan, pihaknya mendukung peningkatan jumlah kunjungan wisman asal India. “Perkembangan kepariwisataan Indonesia yang sangat bagus harus didukung. Kami selalu mengupayakan agar jumlah wisatawan India yang berkunjung terus naik. Kami juga memiliki prioritas utama, yaitu berusaha menumbuhkan konektivitas udara India-Indonesia secara _direct flight_,” jelasnya (ay/ab). 

Foto: Dok.Kemenpar