Senin, 07 Mei 2018

Menpar Pantau Langsung InaFest 2018 di Shanghai

Shanghai/Cina 1 Menteri Pariwisata Arief Yahya begitu serius pantau pasar Tiongkok untuk meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) demi pencapaian target 20 juta kunjungan wisman pada 2019. Masyarakat Tiongkok dikenal senang bepergian ke luar negeri, di mana tahun lalu tingkat outbound wisatawan Tiongkok mencapai 130 juta orang. 


Itu sebabnya, Menpar terbang langsung ke negeri Tirao Bambu ini guna turut melihat kegiatan promosi Indonesia Festival (InaFest) di Shanghai Oriental Pearl Tower (OPT), didampingi oleh Staf Khusus Menpar Bidang Komunikasi dan Media Don Kardono, Staf Khusus Menpar Bidang IT Samsriyono Nugroho, dan Konjen RI di Shanghai Siti Nugraha Mauludiah atau akrab disebut Nining (6/5). 



Menpar menyambangi _booth_ Wonderful Indonesia yang turut mempromosikan #AseanGamesKita dan melakukan beberapa interview media besar Tiongkok, seperti CCTV. InaFest berlangsung pada 4-6 Mei 2018 dengan kegiatan di antaranya bazar produk ritel, makanan-minuman Indonesia, panggung seni dan budaya Indonesia. Selain itu, ada Mini Fashion Show, dan foto Komunitas Instameet Shanghai. 



“Tujuan kegiatan ini adalah promosi terpadu antara _tourism_, _trade_ dan _investment_. Melalui kegiatan ini diharapkan ada penambahan daya jangkau dan daya penetrasi pada pasar baik untuk kepentingan perdagangan ekspor, menarik wisatawan mancanegara dan menarik penanaman modal asing di Indonesia,” kata Menpar Arief Yahya. 



InaFest merupakan bagian dari rangkaian penyelenggaraan Indonesia Week (InaWeek) yang digagas oleh KJRI Shanghai dengan Indonesia Chamber (INACHAM). Pameran Pariwisata, Produk, dan Budaya Indonesia ini diselenggarakan di Shanghai pada 4-13 Mei 2018. Konsep Indonesia Week 2018 adalah promosi, khususnya pariwisata. Selain pariwisata, Shanghai juga strategis sebagai investor di bidang lainnya. Sebab, kota megapolitan ini juga ikut mengendalikan perekonomian Tiongkok secara umum. 



InaWeek 2018 juga menggelar pameran foto destinasi wisata dan Festival Kuliner. Khusus Festival Kuliner, event ini akan mempromosikan beragam makanan dan kopi Indonesia. Pada rentang yang sama, digelar juga Batik Workshop and Exhibition, selain Fashion Show hingga Indonesia Goes to Campus. 



Penyelenggaraan InaWeek yang kedua kalinya tahun ini juga dimaksimalkan untuk mempromosikan ajang Asian Games 2018. Asian Games yang dihelat pada 18 Agustus sampai 2 September 2018 tidak hanya dihadiri atlet dan ofisial, melainkan juga suporter yang mendukung pesta olahraga empat tahunan terbesar di Asia itu. Apalagi Tiongkok yang selalu menjadi juara umum dalam ajang tersebut diperkirakan akan banyak mengirimkan atlet, ofisial, dan suporter ke Jakarta dan Palembang. 



Sehari sebelum menyambangi InaFest 2018, Menpar lebih dulu mengunjungi Headquarter CTrip dan Zamplus di Tiongkok. Begitu landing pada tanggal 5 Mei 2018 di Shanghai, Menpar langsung menuju kantor pusat CTrip. Dalam kesempatan ini, Menpar bertemu CEO Destination Marketing CTrip Ms. Janet Qian dan tim. CTrip merupakan online travel agent terbesar di Tiongkok menjadi rekan andalan untuk mendorong lebih banyak wisman Tiongkok ke Indonesia. 



Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Regional I Kementerian Pariwisata, Vinsensius Jemadu mengatakan, target besar wisatawan Tiongkok untuk 2018 adalah 2,037 juta orang. Jumlah ini cukup realistis, lantaran pertumbuhan wisatawan Tiongkok positif di 2017. Sepanjang tahun lalu, jumlah kunjungan wisatawan Tiongkok mencapai 1,972 Juta. Angka ini tumbuh 35,75% dari 2016 (ab). 



Foto: Dok.Kemenpar