Sabtu, 05 Mei 2018

Pangarmabar Hadiri Pemusnahan Narkotika 2,6 Ton Jenis Shabu


Jakarta (IndonesiaMandiri) - Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat/Pngarmabar Laksamana Muda TNI Yudo Margono menghadiri acara pemusnahan barang bukti narkotika jenis shabu seberat 2,647 Ton yang dipimpin langsung Wakil Presiden RI Bapak Jusuf Kalla serta Kepala BNN, Kepala Bea dan Cukai, Dirjen Imigrasi, Kabareskrim Polri dan elemen masyarakat anti narkoba yang  dilaksanan di Silang Merdeka Barat Daya Monas, Jakarta Pusat (4/5).

Pelaksanaan pemusnahan barang bukti narkotika jenis shabu tersebut merupakan hasil sinergitas antar penegak hukum dalam pemberantasan tindak pidana narkotika dan sebagai wujud transparasi kepada publik serta merupakan implementasi dari amanah UU No.35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Barang bukti narkotika jenis shabu seberat 2,647 Ton tersebut berasal dari dua kasus yang berbeda. Kasus pertama merupakan hasil tangkapan TNI Angkatan Laut seberat 1,027 Ton dan kasus kedua merupakan hasil tangkapan Direktorat TP Narkoba Bareskrim Polri seberat 1,620 Ton.

Seperti diketahui bahwa keberhasilan TNI AL dalam menggagalkan penyelundupan narkotika jenis shabu seberat 1,027 Ton tersebut terjadi pada 07 Februari 2018 oleh KRI Sigurot-864 salah satu unsur KRI Koarmabar yang sedang melaksanakan Operasi Pengamanan Perbatasan RI-Singapore 2018, berhasil menangkap MV. Sunrise Glory di Selat Philips wilayah Perairan Batam pada koordinat 01.08.722 U/103.48.022 T. Kapal ini melintas diluar Traffic Separation Scheme (TSS) masuk perairan Indonesia dengan mengibarkan bendera Singapore sehingga mencurigakan. Lalu kapal ditangkap dan dikawal oleh KRI Sigurot-864 untuk proses pemeriksaan lanjutan di Lanal Batam.

Pangarmabar menyampaikan keberhasilan TNI AL/Koarmabar dalam penangkapan tersebut merupakan kerjasama yang baik antara TNI AL, BNN dan Bea Cukai serta dukungan instansi lainnya. Penangkapan ini juga telah menyelamatkan kerugian negara sekitar kurang lebih 2 Trilyun dan yang terpenting adalah penangkapan tersebut telah berhasil menyelamatkan jutaan generasi muda dari gerbang kehancuran karena narkoba (ab).

Foto: DispenArmabar