Kamis, 24 Mei 2018

Suasana Haru Warnai Keberangkatan Prajurit TNI ke Perbatasan RI-Malaysia


Jakarta (IndonesiaMandiri) - Satuan Tugas Batalyon Infantri 320/Badak Putih diberangkatkan menuju perbatasan RI-Malaysia di Kalimantan Barat. Keberangkatannya menggunakan salah satu unsur kapal perang jajaran Komando Lintas Laut  Militer (Kolinlamil) KRI Teluk Lampung 540 dari Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta (24/5). 

Suasana haru mewarnai proses keberangkatan Satgas Yonif 320/Badak Putih ini. Peluk-cium anggota keluarga yang ingin melepas suaminya bertugas untuk masq enam hingga 12 bulan. 

Menurut Komandan KRI Teluk Lampung 540 Mayor Laut (P) Sobarudin, kapalnya akan mengangkut satu batalyon pasukan dari Yonif 320/Badak Putih yang berjumlah 450 orang prajurit. 

Satgas Yonif 320/Badak Putih dilepas dalam upacara militer dengan Inspektur Upacara  Kepala Staf Kodam III Siliwangi Brigjen TNI Nurchahyanto dan bertindak selaku Komandan Upacara Komandan Batalyon Infanteri 320/Badak Putih Letkol Inf Imam Wicaksana. 

Kegiatan  angkut  pasukan/pergeseran pasukan dari dan ke daerah operasi ini merupakan salah satu tugas dan fungsi Kolinlamil sebagai  pembina kemampuan sistem angkutan laut militer, dengan menyelenggarakan pergeseran pasukan  TNI dan Polri yang meliputi personel, peralatan dan perbekalan, baik yang bersifat administratif maupun taktis dan strategis dan juga merupakan salah satu wujud pelaksanaan tugas pokok Kolinlamil dalam melakukan angkutan laut militer baik dalam Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP). 

KRI Teluk Lampung 540 merupakan kapal kesepuluh dari kapal perang jenis kapal pendarat. Kapal ini dibangun oleh VEB Peenewerft, Wolgast, Jerman Timur pada 1979 untuk Angkatan Laut Jerman Timur dengan nomor lambung 636. Kapal berjenis Frosch-I/Type 108 ini kemudian dibeli pemerintah untuk TNI AL dan masuk armada pada 1994 (ab). 

Foto: Pen.Kolinlamil