Kamis, 03 Mei 2018

Tangis Haru Warga Lenggo Melepas Prajurit TNI


Polewali Mandar (IndonesiaMandiri) - Tak kuasa menahan haru karena selama sebulan bekerja bersama dengan prajurit Kodim 1402/Polmas, di Desa Lenggo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar,  warga yang menangis. 

Andi Ruslialin, Kepala Desa Lenggo, larut dalam kesedihan yang mendalam ketika mesti berpisah dengan prajurit TNI dari Kodim 1402/Polmas. Sebagian warga lain, perempuan, anak-anak, juga tampak sedih. Karena prajurit TNI begitu membaur, menyatu, tinggal dan makan bersama di rumah-rumah penduduk.

Program TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD ke-101 ini memang berakhir kamis (3/5). Sebelum ditutup, Komandan Korem 142/Tatag Kolonel Inf Taufiq Shobri meninjau hasil TMMD Kodim 1402/Polmas di Pegunungan Polewali Mandar didampingi Dandim 1402/Polmas selaku Dansatgas TMMD ke 101, Ketua DPRD Kabupaten Polewali Mandar Ir Fariduddin Wahid Ms.I, Para Kasi Korem 142/Tatag serta Persit KCK Koorcab Rem 142/Tatag.

Danrem142/Tatag Kolonel Inf Taufiq Shobri menyampaikan “terima kasih telah membantu pelaksanaan program TMMD. Semua ini berhasil dan sukses dilaksanakan berkat bantuan dan doa masyarakat desa Lenggo selama pelaksanaan TMMD di desa ini.”

Danrem berharap agar hasil program TMMD yang sudah sukses dilaksanakan supaya dipelihara, seperti jalan sepanjang enam kilometer, tujuh buah duiker, 150 jamban, dua unit rumah dan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama akses perekonomian masyarakat.

Sementara itu Dandim 1402/Polmas Letkol Arh Dedi Setia Arianto selaku Dansatgas TMMD menyampaikan permohonan maaf bila selama pelaksanaan TMMD ada tutur kata dan tingkah laku yang menyakiti hati masyarakat baik yang dingaja maupun tak disengaja oleh seluruh anggotanya. “Terima kasih atas segala bantuannya dan pelihara terus persaudaraan yang sudah terjalin dengan baik selama pelaksanaan TMMD di desa ini,” pesan Dandim (zik/ab).