Minggu, 03 Juni 2018

Jalur Wisata Taman Nasional Gunung Merapi Sementara Ditutup


Jawa Tengah (IndonesiaMandiri) - Obyek Wisata Alam di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) kembali ditutup, setelah sebelumnya sempat dibuka pada 31 Mei lalu. Hal ini untuk mengantisipasi dampak dari aktifitas letusan Gunung Merapi pada 1 Juni pukul 08.20 WIB lalu. 

Kepala Balai TNGM, Ammy Nurwati, menerangkan, jalur yang ditutup meliputi Jurang Jero, Tlogo Muncar, Tlogo Nirmolo, Kalikuning Park, Pluyon, Deles dan Jalur Pendakian Selo dan Sapuangin (2/6). 

Ammy juga menginformasikan, pasca letusan, terdapat dua titik api di Dusun Stabelan Desa Tlogolele Kecamatan Selo, dan tiga titik api di di Kecamatan Cangkringan. 

"Berdasarkan hasil pengamatan lapangan dan koordinasi dengan relawan, titik api ini mengindikasikan adanya vegetasi yang terbakar, akibat material jatuhan (balistik)", lanjutnya. Sampai dengan pukul 13.00 WIB kemarin (01/06), Ammy memastikan lokasi titik api tersebut sudah padam karena tidak lagi terlihat mengeluarkan asap. 

Sementara, pihaknya belum dapat memperkirakan kerugian ekologis yang diakibatkan kebakaran tersebut, mengingat lokasi berada di radius kurang dari tiga kilometer, yang direkomendasikan untuk steril dari aktivitas manusia. 

"Terkait pergerakan satwa, sampai saat ini tidak ada pantauan yang mengindikasikan satwa turun, sehingga dapat dinyatakan masih normal", ujar Ammy. 

Balai TNGM tetap melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk penanganan kondisi pasca letusan, dan mengimbau semua pihak untuk tetap waspada. Bagi masyarakat yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut, dapat menghubungi call center Balai TNGM di nomor 081327691368 (fm). 

Foto: Istimewa