Rabu, 06 Juni 2018

Serda Zulfitri Selamatkan Bocah 4 Tahun Dari Penculikan

Deli Serdang/Sumut (IndonesiaMandiri) - Aksi heroik Serda Zulfitri Matondang bukan hanya sekedar patut diacungi jempol. Tapi layak dapatkan penghargaan dan apresiasi. Meski tengah menjalankan ibadah puasa, tak menyurutkan jiwa kesatrianya untuk membela yang lemah dan melawan yang bathil.

Dengan penuh keberanian, pria berumur 40 tahun ini berhasil melumpuhkan Chandra Hidayah Pasaribu (40) dalam drama penculikan yang terjadi di Desa Samtim, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang Sumatera Utara (3/6).

Naas bagi Chandra Hidayah Pasaribu setelah ditangkap kemudian dihakimi warga karena berusaha membawa kabur bocah perempuan berusia 4 tahun saat bermain.

Saat itu pelaku mengendarai sepeda motor Honda Vario 150 melintas di desanya. Ibu korban sedang bersama anak perempuannya bernama Aisya Nurjana Br Rambe yang berusia empat tahun sedang berjualan Botot.

Aisya Nurjana yang sedang bermain dipinggir jalan, tiba-tiba dikejutkan dengan didatangi pelaku mengendarai sepeda motor dan menyambarnya. Karena kaget, Aisya Nurjana berteriak minta tolong. Mendengar teriakan anaknya dan korban dibawa pelaku, Ibu korban pun sontak berteriak minta pertolongan warga.

Saat bersamaan, melintas Serda Zulfitri Matondang, Babinsa Koramil 13/PST yang sedang memantau kondisi wilayah. Spontan setelah dengar teriakan korban dan ibunya mengejar pelaku dengan sepeda motor bersama beberapa warga lainnya. Seperti di film atau sinetron, drama pengejaran ini berakhir dan pelaku tertangkap tiga kilometer dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) penculikan.

Usai diringkus, pelaku diamankan oleh Serda Zulfitri dan dibawa ke TKP penculikan. Namun, demi melihat pelaku yang begitu kejam menculik anak balita, sejumlah warga geram dan spontan memukuli pelaku hingga babak belur. Lagi-lagi Serda Zulfitri bisa mengamankan si pelaku dari amukan massa.

"Saat saya sedang patroli memantau kondisi wilayah, saya mendengar teriakan seorang anak kecil dan seorang ibu yang berteriak bahwa anaknya diculik. Tanpa basa-basi, saya segera mengejar penculik anak tersebut dan berhasil saya amankan, pelaku nyaris dihakimi massa ," ujar Zulfitri.

Setelah reda, maka Serda Zulfitri menghubungi pihak Polsek Percut Sei Tua. Secepatnya personel kepolisian tiba di TKP mengamankan dan mendalami motif penculikan yang dilakukan pelaku.

Akibat perbuatannya, pelaku penculikan terancam Pasal 328 KUHP, penculikan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun penjara dan Pasal 83 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak (ded).

Foto: Dispenad