Kamis, 05 Juli 2018

Unhan Hadirkan Para Pakar Pertahanan Tingkat Dunia Dalam IIDSS

Bogor (IndonesiaMandiri) - Universitas Pertahanan (Unhan) siap menghadirkan para pakar Pertahanan dunia dalam Internasional Defense Science Seminar (IIDSS) ke-II/2018, dilaksanakan pada 11-12 Juli di Jakarta.

Seminar bertema, “Strengthening defense diplomacy to address common security challenges,” dipilih untuk menjawab tantangan keamanan global dan dinamika lingkungan strategis pada tingkat regional maupun global.

Unhan akan mengundang para Rektor dan dekan dari 11 Universitas Pertahanan dunia antara lain dari Rusia, Inggris, Jepang, Australia, Amerika Serikat, Korea Selatan, Korea, China dan Malaysia.

Pada IIDSS 2017 lalu, seminar fokus terhadap bidang ilmu dan teknologi pertahanan. Untuk saat ini akan menarik serta berkembang lebih besar lagi dengan pokok bahasan antara lain Global Diplomacy on Non Proliferation of Weapons of Mass Destruction (WMD); Cracking Down Transnational Organised Crimes (TOC) in the Asean Region; Terrorism and Separatism Challenges; Promoting Sustainable Resources Development; Sharing Best Practices and Strategies in Disaster Relief; dan Media and Information Warfare.

Salah satu yang menjadi Sub tema dalam seminar internasional ini adalah terkait dengan senjata pemusnah masal. Sub tema tersebut adalah Weapon of mass Destruction crisis potential in asia pacific, dipaparkan langsung oleh Col. Nikolay V. Nikolayuk dari Russian Feserstion. Selain daripada itu, dibahas juga preventing chemical weapons oleh Dr.Lijung Shang, seorang dosen ahli dari university of Bradford, Inggris. Hadir juga Marie Isabelle Chevrier, seorang profesor dari Rutgers University-Camden USA, akan memaparkan hal penting terkait senjata biologis.

Tidak hanya itu. Masih ada beberapa sub tema lainnya yang akan menjadi agenda dalam seminar internasional ini dan tentunya sangat menarik seperti; Trans-national Organized Crime (TOC) yang akan dipaparkan oleh para ahli seperti Laksamana Madya TNI (Purn). Dr. Desi Albert Mamahit, M.Sc dari Universitas Pertahanan, Mr. Collie Brown dari (Indonesia Country Manager and Liaison to ASEAN UNODC), Drs. Kiagus Ahmad Badaruddin, M.Sc. selaku Kepala PPATK Indonesia, serta Dimitry Mikhailov, Ph.D dari State University by Lomonosov N.V., Rusia.

Sub tema penting lainnya seperti; Terrorism and Separatism, Energy and Natural resources, Humanitarian Assistance and Disaster Relief dan Media and Information yang semuanya akan dikupas habia oleh para ahli dibidangnya.

IIDSS telah menjadi agenda tahunan yang dilaksanakan oleh Unhan dalam rangka memberikan kontribusi dalam pengembangan ilmu pertahanan. Ini menjadi forum  para ahli dan think tank bidang ilmu pertahanan dengan tujuan mengembangkan ilmu pertahanan dan nantinya mampu digunakan sebagai alternatif bersama guna menjaga stabilitas keamanan, baik di tingkat regional, maupun global (id/ab).

Foto: abri