Rabu, 20 Juni 2018

Kepala Basarnas: “Kami Akan Melakukan All Out, 24 Jam Dalam Pencarian..”

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Kepala Badan SAR Nasional/Kabasarnas Marsekal Madya TNI M. Syaugi mengatakan bahwa jajarannya siap melakukan pencarian korban musibah KM Sinar Bangun di Danau Toba (18/6).

“Kami akan melakukan all out 24 jam dalam pencarian korban. Kami mencari dengan hati. Mereka adalah saudara-saudara kita,” tegas Jenderal Bintang Tiga ini kepada salah satu TV Nasional.

Syaugi juga menegaskan bahwa jajarannya juga menggunakan alat remote under water vehicle, alat bantu selam untuk dapat mendeteksi benda di kedalaman hingga 300 meter. Karena lokasi kedalaman Danau Toba disekitar lokasi kejadian KM Sinar Bangun juga antara 300-500 meter.

Pencarian sementara sesuai peraturan diberlakukan tujuh hari. Dan bisa ditambah hingga tiga hari, lalu bersambung lagi sesuai kebutuhan apabila memang diperlukan guna menemukan korban.

Kementerian Perhubungan saat jumpa pers (20/6) menyebut telah membentuk lima tim dalam proses pencarian korban kecelakaan kapal. Terdiri dari tim pendaftaran orang hilang yang terindikasi menjadi penumpang kapal, dipimpin Polres Simalungun dan Polres Samosir. Tim kedua berkonsentrasi terhadap pencarian dan pertolongan korban dipimpin Basarnas yang didukung TNI dan Polri.

Sedangkan tim ketiga dipimpin Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Polda Sumatera Utara bertugas menyelidiki fakta dan penyebab kecelakaan kapal. Tim keempat bertugas menangani korban yang selamat dan meninggal dunia yang dipimpin Polda Sumatera Utara. Kelima adalah tim pemulangan korban, baik yang meninggal dunia maupun selamat.

Data sementara hingga Rabu sore (20/6), telah ditemukan tiga korban meninggal dunia dan 18 selamat (ab).

Foto: Dok.Basarnas