Selasa, 19 Juni 2018

Musibah Di Danau Toba Pembelajaran Untuk Kita Semua

Jakarta (IndonesiaMandiri) - Musim liburan Idul Fitri di sekitar Danau Toba, Sumatera Utara kali ini menjadi suasana haru dan duka karena musibah yang menimpa Kapal Motor/KM Sinar Bangun yang membawa masyarakat berlibur dari Simanindo menuju Tigaras, terbalik dan penumpang semuanya masuk ke dalam Danau Toba (18/6).

Hingga petang ini, pencarian korban masih dlakukan karena musibah terjadi jelang malam. Juga karena kendala cuaca yang berkabut dan angin kencang, pencarian dilakulan lebih intensif Selasa (19/6) dengan berbagai pihak.

Yang menyedihkan, sampai hari ini, data penumpang yang ada di KM Sinar Bangun masih simpang siur, mulai dari 80 orang hingga 100 lebih orang. Belum lagi ditambah ada puluhan kendaraan roda dua ikut di dalam kapal naas ini. Ini berarti kapal berjalan tanpa data penumpang yang jelas.

Sejauh ini yang baru ditemukan Tim SAR gabungan ada satu korban meninggal dunia, belasan korban selamat dilarikan ke rumah sakit terdekat, dan puluhan sisanya masih dalam pencarian.

Musibah ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semuq, bahwa sarana transportasi umum adalah vital dan faktor keselamatan menjadi prioritas utama. Mari kita tunggu hasil investigasi pihak berwenang yang ingin menelusuri sebab pasti musibah di lokasi wisata Danau Toba ini. Kita juga berharap korban bisa ditemukan (ab).

Foto: Istimewa