Senin, 02 Juli 2018

Festival Senua Promosikan Pariwisata Kabupaten Natuna

Natuna/Kepulauan Riau (IndonesiaMandiri) - Kabupaten Natuna yang lokasinya terdepan di sisi Utara Indonesia berbatasan dengan beberapa negara tetangga (Singapura, Malaysia, Vietnam), terus berbenah untuk menampakkan pesonanya dengan menggenjot berbagai obyek pariwisatanya.

Baru-baru ini, diadakan Festival Senua 2018 yang dibuka oleh Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal (24/6) dan berhasil menyedot ribuan pengunjung. Festival Senua 2018 menjadi momentum untuk mempromosikan dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Pulau Natuna yang merupakan satu-satunya daerah terdepan berada di jalur strategis Laut China Selatan.

Bupati Abdul didampingi Kepala Dinas Pariwisata Natuna Erson Gemp GA dan Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional I Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Masruroh mengatakan “Festival Senua telah masuk dalam calendar of event (COE) pariwisata Kepulauan Riau untuk mempromosikan Natuna. Potensi pariwisata di Kabupaten Natuna gencar kita promosikan untuk menarik kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) maupun wisatawan nusatantara (wisnus),” kata Abdul Hamid Rizal.
Pariwisata Kabupaten Natuna, Menurut Kadispar Natuna Erson, berhasil menggelar Event Sail to Natuna yang diikuti puluhan kapal yacht dari berbagai negara. Sail to Natuna selain mendatangkan wisman dari kalangan yachter internasional juga sebagai ajang promosi untuk meningkatkan kunjungan para yachter mendatang. Menurut rencana, pelaksanaan Festival Senua di tahun mendatang dilaksanakan bertepatan dengan penyelenggaraan event Sail to Natuna yang sekaligus untuk memeriahkan dalam menyambut kedatangan wisman kapal yacht dari Australia dan Singapura tersebut.

Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenpat Masruroh mengamini sisi positif Festival Senua. “Bila penyelenggaraan semakin baik bisa diusulkan agar masuk dalam kalender event pariwisata nasional,” jelas Masruroh.
Festival Senua 2018 dimeriahkan dengan beberapa kegiatan antara lain lomba pacu kolek, lomba berenang, lomba bercerita, lomba panjat pinang, festival kuliner, dan voli pantai. Pada acara itu juga dilakukan pelepasan tukik serta bersih pulau yang melibatkan aparat dan masyarakat setempat (ab).

Foto: Dok.Kemenpar